Bukan Istri Pemuas Nafsu
“Bu Maya sepertinya sangat mencintai Bapak. Tidak adakah lagi maaf buat dia? Kasihan dia, Pak.”
“Tidak! Bagiku, sejatinya seorang perempuan itu sangat berharga. Perempuan itu suci, martabatnya sangat tinggi. Namun, bila yang merusak martabatnya justru dirinya sendiri, maka selamanya dia itu rendah di mataku. Aku tidak mau memiliki seorang istri yang tak punya harga diri. Tidak peduli secinta apapun aku padanya. Melepasnya, lebih baik bagiku, daripada seumur hidup aku sakit hati karena teringat perbuatannya. Tidur dengan laki-laki yang bukan suaminya, adalah perbuatan paling nista. Tidak ada maaf untuk perempuan seperti itu. Semoga kau tak pernah melakukan hal itu, Rinay! untuk menjaga cinta