Terjebak Dendam dan Gairah
Sementara itu, Abimanyu sampai di apotek dengan dahi berkerut. Ia bertanya pada apoteker tentang obat yang Aurelia maksud, tapi setelah menjelaskan, apoteker itu malah bingung.
"Maaf, Pak, untuk kram perut biasa kami ada banyak pilihan, tapi tidak ada yang sangat spesifik sampai harus ke apotek tertentu."
Insting Abimanyu langsung berbunyi. Ia mengeluarkan ponselnya, membuka aplikasi pelacak GPS yang sudah ia pasang di tas Aurelia sejak hari pertama, bukan untuk mengontrol, tapi untuk keamanan.
ตอนยอดนิยม