Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Simpanan Tante-tante

Suamiku Simpanan Tante-tante

Dan sejenak … rasa gelisahku hilang. Mas Saleh benar-benar datang membawa obat yang dia beli di apotek. “Ini obatmu. Lain kali, makannya hati-hati. Jangan sembarangan makan. Kamu tahu sendiri kalau kamu punya riwayat penyakit labung. Bisa bahaya, Dek.” Dia menyerahkan obat yang sebenarnya tidak aku butuhkan sama sekali. “Iya, Mas. Makasih banyak dan … maaf udah buat kamu jadi kerepotan gara-gara aku.” Jujur, aku cukup terharu untuk ini. Dia sangat bisa dipercaya dan tulus padaku.
1023.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 827 kali sebagai obat darah manis di apotik
Baca
+Pustaka
METEOR

METEOR

Radit sudah terbiasa, penggemar pedas tanpa batas prioritas paling atas. "Minum obatlah. Atau gak bikin oralit buatan sendiri kayak larutkan enam sendok teh gula pasir dan setengah setengah sendok teh garam di satu liter air. Selain itu, ada juga konsumsi pisang, kentang, jahe, wortel, yogurt, air putih, jus buah, daging kukus, roti gandum, nasi, dan teh chamomile," jawab Adit bijak, jelas, genius, calon dokter.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai obat darah manis di apotik
Baca
+Pustaka
Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

Vitamin A, B, C, D, E sampai Z — aku baca semuanya padahal otakku kosong karena tidak pernah membeli obat kuat. “Mas, cari obat apa?” tanya petugas apotek. Aku menelan ludah. “Ehm—yang buat… stamina… pria.” “Oh, obat kuat.” Petugas itu mengangguk santai, seolah aku baru saja minta permen. Dia mengambil satu kotak kecil dan meletakkannya di meja. “Ini yang paling sering dibeli, jamin tahan sampai pagi.”
1039.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai obat darah manis di apotik
Baca
+Pustaka
TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

TERIMA KASIH SUDAH MEREBUT SUAMIKU

Dari atas motor, Santi menatap lekat wajah ibunya yang terlihat sangat muram. Yah Mumun sengaja mendatangi apotek yang jauh dari rumahnya itu hanya untuk mencari obat herbal. Obat herbal menjaga stamina tubuhnya yang sudah sering mengeluhkan sakit-sakit, pegal-pegal. Sayangnya obat herbal tersebut tidak dijual bebas, hanya dijual pada stasiun radio-radio dan apotek-apotek tertentu yang telah bekerja dengan obat herbal tersebut. Salah satu apoteknya adalah apotek “Rahayu” yang menjadi tempat pertemuan Amira dengan Mumun.
1063.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai obat darah manis di apotik
Baca
+Pustaka
ISTRI YANG KUCAMPAKKAN TERNYATA WANITA SUKSES

ISTRI YANG KUCAMPAKKAN TERNYATA WANITA SUKSES

ujar Dira sambil menangis terharu. "Iya Bu sama-sama, jangan lupa kalau ada keluhan apa pun itu segera datang kesini dan saya sekarang akan meresepkan obat untuk Bu Dira obat vitamin, obat penguat kandungan dan obat penambah darah. Jangan lupa diminum obatnya ya Bu Dira," jawab Dokter langsung memberi surat resepnya dan harus mengambilnya di apotek rumah sakit ini..
9.5137.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai obat darah manis di apotik
Baca
+Pustaka
KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

“Mana bisa kamu beli obat kadaluwarsa dari apotek terkenal itu?” “Itu hanya plastiknya saja. Obatnya aku beli di warung. Tadi mampir ke apotek beli obat untuk sugar Daddy-ku. Plastiknya kuambil kubawa pulang, deh!” jelas Nindi. “Obat apa yang kamu kasih?” “Obat maag, obat sakit kepala, dan penurun panas semua sudah kadaluwarsa tadi mamah kasih sekaligus tiga keracunan deh, itu opa.”
1068.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai obat darah manis di apotik
Baca
+Pustaka
Madu Suamiku

Madu Suamiku

​"Lancar kok—" ​"Aduh, aduh... siang-siang gini lobi Dirgantara Group kok mendadak penuh gula, ya? Tolong, diabetes saya bisa kambuh nih," potong Maya sambil berpura-pura mengipasi wajahnya dengan telapak tangan.
8.220.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 480 kali sebagai obat darah manis di apotik
Baca
+Pustaka
MY BABY

MY BABY

"Maaf, di resep ini ada beberapa obat yang tak tersedia di apotik kami. Anda bisa mencarikannya di apotik lain?" Aku mengangguk dan menerima copy resep dokter dari si suster. Bergegas aku keluar dari rumah sakit. Di lobi aku menemukan seseorang yang membuatku naik darah. "Heh, kamu!" Dia menoleh padaku, dan buru-buru berlari begitu mengenali siapa diriku. "Tunggu!" teriakku kencang. Tapi pria itu tak menghiraukan panggilanku. Terpaksa aku berlari kencang mengejarnya. Hingga sampai di ujung gang buntu, dia tak bisa bergerak lagi.
9.810.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai obat darah manis di apotik
Baca
+Pustaka
Malam Tak Terlupakan Bersama Pamanmu!

Malam Tak Terlupakan Bersama Pamanmu!

Dia terlihat sedih dan putus asa. “Aku terkena diabetes. Kakiku luka parah.” “Kadar gula darah kan bisa dijaga dengan pengobatan. Obat-obatan dan terapi.” “Iya, Hay. Aku tahu. Aku memang mau berobat. Karena ginjalku pun sudah terkena imbasnya. Aku harus berobat sesegera mungkin. Karena itulah, aku memanggilmu ke sini. Kau sudah bertemu dengan Hailley, kan? Bagaimana dia, menurutmu?”
9.6175.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai obat darah manis di apotik
Baca
+Pustaka
Dinikahi Ustadz Tampan 2

Dinikahi Ustadz Tampan 2

Itu yang selalu kami lakukan, dan terbukti hingga hari ini, kami baik-baik saja. Setelah bergumam tak jelas, mobilku berhenti di sebuah apotek dan langsung ku sebut obat yang aku butuhkan. Paracetamol, obat nyeri, obat lambung, obat mual, penurun demam anak, dan... aku mau itu juga satu mba." Tanganku menunjukkan satu benda lain, di dala etalase namun masih bisa terlihat. Kurasa aku sudah telat dua Minggu. Mengenai apa yang Akang bilang di mobil kemarin, kemungkinan saja itu terjadi.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai obat darah manis di apotik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status