Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasratku Menjadi Candunya

Hasratku Menjadi Candunya

Shiyu menutup mata, tapi bibirnya masih terangkat samar — entah karena malu, entah karena perasaan hangat yang aneh di dada. Di luar, malam telah larut. Angin berembus lembut melewati jendela, membawa aroma hujan yang jauh. Lampu kamar masih menyala, cahayanya menimpa dua sosok yang kini terdiam dalam kehangatan yang baru terjalin. Dan di antara keheningan itu, satu kalimat menggantung samar di udara — kata-kata yang tak diucapkan, tapi sama-sama dimengerti.
10790 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai oh malunya hati ini
Baca
+Pustaka
Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Aku tidak akan pernah memaafkanmu. Halaman terakhir itu ditulis dengan tulisan yang berantakan, penuh dengan keputusasaan. Dharma membaca setiap kata, dan dadanya seperti dibelah dua. Ia bisa membayangkan betapa dingin dan putus asanya aku saat menulis kata-kata itu. Bisa membayangkan air mata yang jatuh di setiap hurufnya.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai oh malunya hati ini
Baca
+Pustaka
Mengikuti Kata Hati

Mengikuti Kata Hati

Berbaring tak bergerak di tempat tidur, dia mengerahkan seluruh tenaga untuk mengungkapkan perasaannya. “Karena aku mencintaimu lebih dari diriku sendiri. Ini bukan soal membalas budi, ini hanya tentang mencintaimu, mencintai segala hal tentangmu. Tanpamu, aku merasa seperti mati ....” Mendekati tempat tidurnya, aku menatap matanya yang jernih, hatiku melunak. Namun aku berpura-pura marah, dan berkata, “Aku juga. Kalau kau terluka atau dalam bahaya lagi, aku nggak akan bersedih untukmu. Aku akan mencari kekasih baru ...."
47.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai oh malunya hati ini
Baca
+Pustaka
Hati yang Kau Sakiti

Hati yang Kau Sakiti

"Sampai kapan kamu akan terus menyakiti hatiku? Apa sampai aku mati?" Ia menghapus air matanya dengan kasar, mencoba menahan isak tangisnya yang semakin kencang. Kiran menginjak pedal gas dengan keras, mobilnya melaju cepat di jalanan yang sepi. Malam itu terasa sangat dingin, ditambah lagi dengan gemericik air hujan yang mulai turun. Langit seolah ikut merasakan kesedihan yang tengah menyelimuti hatinya.
1051.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai oh malunya hati ini
Baca
+Pustaka
Selir Hati Tuan Muda

Selir Hati Tuan Muda

ucap Gendis dengan hati tercabik-cabik. ***
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 794 kali sebagai oh malunya hati ini
Baca
+Pustaka
Dinginnya Hati, Hangatnya Cinta

Dinginnya Hati, Hangatnya Cinta

"Apa yang tidak bisa kita lihat? Aku punya mata untuk melihatnya secara langsung. Juga punya informasi lengkap tentang latar belakangnya. Apa lagi yang tidak bisa aku lihat?" Livy kembali berpikir sebelum akhirnya berkata, "Terkadang cinta bukan soal penampilan atau harta benda, tapi soal hati. Aku rasa ayahmu mempunyai penilaian tersendiri mengenai Aksa." "Entahlah, menolak juga tidak bisa. Mau tidak mau harus menjalani," kata Stella sambil menghela napas panjang. Dia menyandarkan kepalanya di bahu Livy, meredam semua rasa yang ia rasakan saat ini.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai oh malunya hati ini
Baca
+Pustaka
Maaf Om, Karena Cintaku Menyusahkanmu

Maaf Om, Karena Cintaku Menyusahkanmu

Mungkin masih marah atau malu? Hari Senin pagi Reyna bekerja seperti biasa. Ia sengaja berangkat lebih pagi untuk menghindari Brandon. Bukan karena masih marah pada Brandon. Tapi ia marah pada dirinya sendiri, merasa terburu- buru mengenai hubungannya dengan Brandon. Harusnya ia tak mengabaikan hatinya yang mengganjal karena nyatanya itu sebuah peringatan untuknya akan penolakan orang tua Brandon terhadapnya. Belum lagi ciuman malam itu harusnya tak terjadi, dia merasa seperti perempuan murahan meskipun itu hanya sekedar ciuman.
1093.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai oh malunya hati ini
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
Dian Amalia
Anjas & ortunya reyna tetap mau trima laila dong thor...kasian Lalia & bikin hans miskin ( habis semua hartanya ), nelangsa lahir bathin berdua sama si ular jesica biar mereka rasa/kapok & sebanding dgn penderitaan yg reyna alami. Bikin kita puas dgn cerita mu ini thor.
Penghujung Cerita
ini kayak cerita ayah yang ngerasa ia memiliki anak tapi dalam mimpi dan dapat merasakan kesakitan yang dialami anaknya...lagian kenapa ayahnya ngak ketemu anaknya hingga anaknya mati..padahal cerita awal udah berharap bisa bersatu kok lari ceritanya..ngak nyambung apa yang dibhas kluar dari topik..
Baca Semua Ulasan
Hati yang Terbagi

Hati yang Terbagi

seru Ubay. Aku diam saja. Jika pegangan, memang bukan aku yang jatuh, tapi hati ini takut tak mampu menahan angin cinta yang dihembuskan oleh lelaki yang telah melamarku ini, sebelum halal ada baiknya aku menjaga jarak. Anggap saja ini karena darurat. Hati, plis jangan gaduh! Kami pun sampai dirumah Lea. "Langsung tidur, sudah malam." ucapnya datar.
10195.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai oh malunya hati ini
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

ucap Naona "Kamu bahkan mengetahui namanya? ketika kamu bilang hanya menolongnya? berhentilah untuk mengasihani manusia! Siapapun itu!" "Aku rasa Ibu yang tidak punya hati. Ibu terlalu jahat." Naona menghilang dengan kekuatannya. "Kamu tidak ingat kejadian dahulu? kejadian yang membuat ayahmu meninggal? itu semua karena ulah manusia." Penyihir itu bahkan meneteskan air mata. sembilan tahun yang lalu
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai oh malunya hati ini
Baca
+Pustaka
Insya Allah Ada Jalan, Nak!

Insya Allah Ada Jalan, Nak!

Tiba-tiba engkau ada kemudian engkau hadir laksana kerdil ‘ku melalu lihat aku lebih dalam di matamu ‘ku melihat ada cinta yang tersirat tirani hati merebah barang kali aku salah kuterdiam bukan bisu kutahu engkau besar malu mengikuti rasa gelisah Biar saja waktu nanti yang menikmati kisah ini bersamamu aku senang belum jugakah kau menyadarinya
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai oh malunya hati ini
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status