The Hottest Desire (Bahasa Indonesia)
“Kenapa kau seterkejut itu? Aku hanya bertanya, apa rasa sakit yang kau rasakan di bagian bawahmu sudah membaik? Lalu kenapa kau malah tersedak seperti ini?”
Makaila tidak menjawab, tetapi pipinya yang putih bersih memerah dengan cantiknya, menandakan jika dirinya sangat malu dengan topik yang tengah diangkat oleh Bara. Tentu saja, Bara menyadari apa yang tengah dirasakan oleh Makaila, saat melihat rona indah di kedua pipi dari perempuan yang sudah ia renggut kegadisannya ini. “Ah, rupanya kau merasa malu. Kenapa harus malu? Toh kita sudah melakukan hal yang lebih daripada membicarakan hal yang kau rasa memalukan seperti tadi,” ucap Bara membuat Makaila terlempar kembali ke dalam luka yang m