Obsesi Cinta Sang Mafia
"Apanya yang bagus? Di lihat dari sisi manapun tubuhmu itu sangat kecil, tidak seperti perempuan yang berusia 19 tahun."
"Memang pada dasarnya mata om tuh RABUN, sudahlah aku malas debat sama om, mending aku makan." Ucap Amara dengan kesal, ia langsung menyantap makanannya lalu memasukannya ke dalam mulut, Alex yang melihat tingkahnya pun hanya terkekeh pelan, ia sungguh merasa sangat gemas hingga ia ingin sekali menciumnya.
"Argh sialan, kenapa dia terlihat sangat imut seperti itu? Argh aku ingin sekali menciumnya. Fuck." Alex membatin dengan kesal, ia menatap Amara dengan intens.