Perawan Untuk Om Duda
"Main ke tempat mereka, lah. Pengen lihat sapi New Zealand, nggak boleh?"
"Di Indo juga banyak sapi, sama-sama kaki empat juga."
"Ish, bukannya mau pergi sekarang, udah main larang-larang aja!" Jemari Selma berakhir memuntir pinggang suaminya.
Panji terjingkat, lantas menyimpan telapak tangan gadis itu ke dalam saku jaketnya. "Makanya, jangan hyperaktif!" desisnya, tidak ingin melepaskan meski Selma banyak berontak.