PACAR ABANGKU SAKIT JIWA
"Eh, Pak. Biarin aja. Itu pacarnya Abangku. Ntar Abangku cemburu."
Lelaki itu langsung menghentikan langkahnya.
"Pacar Abang kamu yang itu?"
"Iya, yang itu. Abangku cuma satu."
…
"Emiii…!"
Aku menghela nafas panjang, melangkah mendekati Winda, yang susah payah berdiri. Entah bagaimana caranya, sulur-sulur mawar yang penuh duri itu bisa membelit tubuhnya. Mana dia pakai kaos dan celana pendek pula. Astaga. Meski aku belum berjilbab, aku tak pernah pakai celana sependek itu.
Bab Populer