Istri Pelit Bin Medit
Tapi terlihat, sepeda Bik Nur terparkir di halaman rumahnya, pasti Bik Nur ada di dalam.
Berulangkali kupanggil, bahkan kugedor-gedor pintunya, Bik Nur tak juga keluar. Kuintip ke dalam rumah melalui jendela, tapi di dalam sepi, sama sekali tak ada pergerakan. Kemanalah Bik Nur ini? Udah dikasih ayam dengan harga murah, malah kabur.
Dengan perasaan dongkol, aku meninggalkan rumah Bik Nur. Dasar licik Bik Nur. Gak kasihan apa lihat keponakannya lagi krisis begini. Kalau begini kan terpaksa aku belanja lagi.