Talak Aku, Mas!
Dia lalu tersenyum lagi dan kemudian berkata, "Aku boleh masuk nggak?"
"Nggak boleh," jawabku langsung.
Dimas terlihat cemberut, "Kok nggak boleh?"
"Di rumah hanya ada aku aja. Mama, Papa lagi jalan-jalan pagi ke pasar sambil ngajak anakku," jawabku ketus.
Dimas manggut-manggut, "Ya sudah kalau gitu duduk di luar saja."
"Hm."
Tanpa mempersilakannya duduk di bangku teras, aku malah duduk sendiri di salah satu kursi itu.