Bos, Kita Masih di Kantor!
"Itu... itu tabungan Lara, Bu. Ditambah dengan pinjaman dari perusahaan. Bos Lara baik banget, beliau kasih fasilitas pinjaman tanpa bunga untuk karyawan yang keluarganya sakit kritis. Jadi Ibu nggak perlu khawatir, ya? Fokus aja sama persiapan operasi besok."
“Beneran? Ya Tuhan... sampaikan rasa terima kasih Ibu yang sebesar-besarnya sama bos kamu ya, Nak. Dia benar-benar malaikat penolong keluarga kita.”
Malaikat penolong.
Kata-kata itu terdengar seperti ironi yang sangat kejam di telinga Lara.
"I-iya, Bu. Nanti Lara sampaikan. Ibu istirahat yang banyak, ya. Lara harus siap-siap berangkat kerja."