Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PESONA

PESONA

"Akan saya ambilkan segera, Bos." Manajer itu langsung pamit pergi lalu keluar dari kamar ini dengan terburu-buru untuk mencari pakaian bosnya yang kebetulan di beli di butik yang sama dengan Nona Nandini karena butik itu adalah butik terbaik di kota ini. Tadi ia menitipkan paper bag berisi pakaian bosnya pada asisten karena ia kesulitan jika harus membawa semua paper bag, tapi kemana asisten pribadi bosnya itu hingga belum kunjung naik ke lantai atas.
1015.8K viewsOngoingAdded to Library 316 Times as pak bos
Read
+Library
Sang Pengaman

Sang Pengaman

bisik Ato. "Ya Tuhan, maafkan aku nak! karena belum sempat memberitahumu, sebenarnya ini bukanlah rumahku ... namun, ini merupakan tempat yang dipakai oleh anggota padepokan. Terutama melakukan beberapa aktifitas rutinan!" balas Pak Nurdin dengan suara pelan.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as pak bos
Read
+Library
Pesona Bos Tampan

Pesona Bos Tampan

Aman. "Iya, Ibu. Asuransi pemerintah kan hukumnya wajib, kalau yang swasta itu kebijakan perusahaan karena tidak semua penyakit di cover asuransi pemerintah." "Apa saja yang ditanggung? Kalau boleh tahu." Ya ampun, dia jadi banyak bertanya. Biar sajalah, biar jelas jadi tidak perlu bolak-balik nantinya. "Ada semua di lembar terakhir. Nanti ibu bisa baca sendiri. Untuk rawat inap dan rawat jalan, serta beberapa ketentuan jika terdiagnosa penyakit kronis." Dia menunjuk berkas yang terletak di meja.
9.311.7K viewsCompletedAdded to Library 420 Times as pak bos
Read
+Library
CEO WITH BENEFITS

CEO WITH BENEFITS

Pak Bos keturunan campuran, Italia, mengalir darah Arab yang membuat wajahnya seperti pangeran dari Timur Tengah, rambutnya ikal, matanya berwarna terang. "Selamat siang, Pak." Aku mengutuk kebodohanku, sekarang masih pagi seharusnya. "Kelsea. Dari departemen QA." ujar Pak Bos, aku mengangkat alisku, dan menampilkan senyum canggung. Rupanya Pak Bos mengenali diriku. "Yes, Pak!" Aku mencoba duduk dengan sopan, memasang wajah serius, siap menyimak apa yang akan dibicarakan.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as pak bos
Read
+Library
ASI Untuk Bosku

ASI Untuk Bosku

ucapnya pada Rehan, lalu beranjak duduk di tepi ranjang sambil mengangkat panggilan. “Halo, Nina?” “Maaf Bu Maya, saya tahu ini jam istirahat, saya hanya ingin memberitahu anda sesuatu," kata Nina. "Memberitahu apa?" tanya Maya menaikan sebelah alisnya heran. "Bos besar katanya sudah ada di Lombok, besok dia akan ke kantor." Maya yang mendengar itu pun menaikan sebelah alisnya heran. Bos besar yang mereka maksud adalah Radit, untuk apa laki-laki itu sampai datang ke kantor cabang.
10104.4K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as pak bos
Read
+Library
Ibu Susu Polos Pak Boss

Ibu Susu Polos Pak Boss

Udara luar yang panas menyambut langkah mantap Jax, napasnya terasa lebih lega setelah berbulan-bulan menghirup aroma pengap di dalam. Sebuah motor besar sudah menunggu di depan gerbang. Seorang pria berjaket kulit, turun dan menghampiri Jax. Di leher mereka berdua terpatri tatto yang sama. Pria itu menyodorkan kembali ponsel milik Jax, sambil melaporkan, “Dua hari lalu, saya sudah kirim pesan ke Pak Boss itu. Nggak dibalas. Dan... nomor cewek itu sudah tidak aktif."
9.8132.0K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as pak bos
Read
+Library
BOS MAFIA ITU, TARGETKU!

BOS MAFIA ITU, TARGETKU!

ucap Joe sambil menunjukkan selembar kertas berisi surat perintah yang ditandatangani dan distempel langsung oleh Edhie Caldwell. Baik rombongan dari Dominus maupun dari Santograria, tidak ada yang berani menolak. Kotak peti kayu itu pun terbuka, di dalamnya terdapat senapan mesin ringan tipe MP5-SD berkaliber 9x19 mm, yang diproduksi dari salah satu perusahaan di Santograria. “Ini hanya sampel. Jika kerja sama dengan Tuan Dominus mencapai kesepakatan, kami akan mengirimkan sisanya besok atau lusa,” ucap salah seorang pemimpin rombongan yang diketahui bernama Kaiser.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as pak bos
Read
+Library
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

#Testpack (95) Test Pack ART-ku Mas Aksa Tak Tergantikan (95) Bang Saga. Papa bertanya dengan tak mengubah tatapan. Ia melihat televisi yang volumenya sudah aku kecilkan. “Oh, Bang Saga. Ya, kenal baik, Pa.” “Sudah kenal lama?” “Lama, Emm, Karin rasa sich belum terlalu lama. Tapi cukup tahu dia orang yang baik. Dia salah satu Bos di Kantor Karin, lebih dari Bos, Top five pemegang saham.”
9.379.1K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as pak bos
Read
+Library
Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan

"Kita mau makan siang di mana, Welas? Cari info dong, bakso yang yummy gemoy gitu, kayak yang diceritain Eva kemarin?" "Siap, Boss!" sahut Welas sambil menahan tawa. "Bakso Tumpeng, Bakso Rasaksa atau Bakso Bathok?" "Kalau Bakso Tumpeng, lima puluh meter lagi." terang Welas serius tapi santai, "Bakso Bathok, dua ratus meter lagi … Kayaknya bagusan yang ini deh, Sei. Di area persawahan gitu lokasinya. Kalau Bakso Raskasa kayaknya bukan sejalan sama kita. Gimana?"
105.5K viewsCompletedAdded to Library 213 Times as pak bos
Read
+Library
Biro Jodoh Pangkalan Hati

Biro Jodoh Pangkalan Hati

panggil Kafka, “Jangan galak-galak!” “Eh, iya, Pak.” Bos-nya itu lantas bergegas menuju pintu. Dia pamitan karena ada keperluan ke luar kantor. ***
105.8K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as pak bos
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status