Neng Zulfa
Zulfa tidak tahu di daerah mana mereka karena meski Kediri kota asalnya, gadis itu lebih banyak menghabiskan waktunya menuntut ilmu di pondok pesantren yang ada di luaran kota itu, Lamongan dan Jombang.
Setelah merapikan rambut yang sedikit keluar dari pashmina peach-nya dan pakaian yang ia kenakan, Zulfa turun dari mobil. Tidak lama Adhim juga menyusulnya, kali ini tampilannya sedikit berbeda karena laki-laki jangkung itu mengenakan jaket kulit hitam miliknya yang tadinya ada di dalam mobil. Selain itu rambut gondrong berombaknya pun ia silakan ke belakang dengan karet rambut, mempertontonkan dahi lebarnya yang semakin memperjelas ketampanan gus muda itu.
“Bentar, ya, aku mau ngambil power
인기 회차