Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PESONA

PESONA

Suara tepuk tangan pun menggema di koridor kampus. "Saya juga cinta sama bapak, gio Alberto Goncalves" Ayla menatap gio dengan senyum di bibir ranum nya dan selanjutnya gio mencium puncak kepala Ayla dengan lembut. TWO WEEK Ayla, Neta, seila memakan makanan yang sudah mereka pesan sambil sesekali tertawa dan bercanda ria. Mereka adalah sahabat dari kecil namun Ayla beda kampus dengan Neta dan seila yang satu kampus dan itu tidak merubah persahabatan diantara mereka.
1015.8K viewsOngoingAdded to Library 442 Times as pekik
Read
+Library
ARFESO

ARFESO

Ashima Aurelie | Keburu meninggal si Satya Satya Lucifer | Dasar kalian untung orang Zacky Bagaskara | Eits, siapa bilang kita manusia bukan orang Satya Lucifer | Oh Rafael Alfa | Owh Reza Adhiyaksa | Ouh Mars Mark | O Asif Wicaksana | Buset itu O atau 0 Anda | Donat itu Rafael Alfa | Donat rasa apa Fel Anda | Cookies and cream, vanilla,strawberry, cokelat Asif Wicaksana | Buset kecil- kecil makanya banyak Satya Lucifer | Baru tempe nih human dari kecil Feli porsi boy makanya kagak ada sisi feminin Anda | Bilang mama loe dong Sat Satya Lucifer | Apaan? | Loe mau ke rumah? Anda | Kagak izinin gue buat kunciin loe di gudang 1 hari
108.3K viewsCompletedAdded to Library 325 Times as pekik
Read
+Library
Istri Kecil Sang Pewaris

Istri Kecil Sang Pewaris

Dia tersenyum kecil, mencoba fokus. Tak lama kemudian, tarikan pertama datang. Kayla menjerit kecil, terkejut. “Itu—itu ikan, ya?!” River tertawa. “Tarik! Pelan… Ya, begitu.” Dengan bantuan River, Kayla berhasil menarik ikan pertamanya. Seekor nila ukuran sedang menggelepar di ujung kail. Wajah Kayla berseri-seri.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as pekik
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

ucapnya kembali mendorong kereta belanja itu ke arah lain. "Nah, butuh pempers nggak, As?" Sontak, Asih yang tengah mengamati sekitar menoleh ke arah Bayu yang kini memegang satu pack popok dewasa. "Balikin, Mas," bisik Asih yang kesulitan meraih benda di tangan pria itu. "Ya siapa tahu kamu pakai ini, As. Katanya orang hamil kan beser," imbuh Bayu masih membaca satu per satu produk di hadapannya.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as pekik
Read
+Library
Petaka Puber Kedua

Petaka Puber Kedua

Mataku menyipit melihat sebuah pesan dari no wa yang tak asing bagiku. Itu adalah nomor Sintya, tetapi nomor itu ter-save dengan tanpa nama dan yang lebih membuatku kaget. Dalam chat itu, Sintya menyebut Mas Thariq dengan sebutan 'Mas'. ["Mas, udah nyampe rumah belum?"] Itulah bunyi chat Sintya yang tertera di layar ponsel suamiku . 'Ya Allah, kenapa Sintya memanggil Mas Thariq denga sebutan; Mas? Ada apa ini? Semoga saja Mas Thariq tidak menyembunyikan apa-apa dari kami,' batinku.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as pekik
Read
+Library
Istri Manis Om Yuda

Istri Manis Om Yuda

ucap Kayla. "Ya aku hanya ingin memastikan keinginanmu terpenuhi. Aku borong saja," jawab Yuda enteng sambil menyodorkan satu gulung permen kapas berwarna pink pada Kayla. Kayla tertawa geli sambil mengambil satu permen kapas. Namun, ia segera melirik anak-anak kecil yang memang baru pulang sekolah dan kini berada di sekitar gerobak tadi
101.2K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as pekik
Read
+Library
Obsesi Gila Suami Mafiaku

Obsesi Gila Suami Mafiaku

Isabella melepaskan tangannya kemudian berkacang pinggang sambil menatap Dominic dengan mata menyipit. “Kau tidak boleh menyebut mereka binatang.” “Tapi mereka binatang kan?” “Mereka punya nama. Namanya Pika dan Piku dan kalau-kalau kau belum tahu yang putih dengan hidung sedikit lebih merah bernama Pika, dan dia selalu jadi yang pertama keluar mengeksplorasi sekitar. Yang satu warnanya sedikit lebih gelap namanya Piku. Dia lebih suka makan kubis dari pada makanan lain. Ouh Piku juga lebih suka mengigit bagian tengah kubis karena mungkin bagian itu lebih lembut,” tuturnya panjang lebar.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as pekik
Read
+Library
Pesona Upik Abu

Pesona Upik Abu

SOK ELIT BANGET, ‘KAN? ​"Wah, pangeran mana yang jemput anak pembantu kita kemarin, ya?" Suara cekikikan Leona sengaja dikencangkan, memecah keheningan kelas dan memancing tawa ejekan dari murid-murid lain. ​“Bukan pangeran, kali. Tapi om-om tua, jelek, dan gendut,” timpal Suzy, membuat tawa ejekan semakin ramai.
424 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as pekik
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status