Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Pengacaraku (Bahasa Indonesia)

Suamiku Pengacaraku (Bahasa Indonesia)

Belum sempat dia menikmati pelangi usai hujan reda, kini badai kembali menjatuhkan asa dan karsanya. Apakah untuk bahagia memang sesulit ini?
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai pelangi setelah badai
Baca
+Pustaka
Sang Pengacara

Sang Pengacara

“Yang penting sabar, Fik. Ingat, badai pasti berlalu, dan akan ada pelangi setelah hujan.” “Badai memang pasti berlalu, tapi coba lihat akibatnya. Semua jadi porak poranda,” celetuk Abi yang juga ikut berdiri dan menatap Fika. “Dan setelah hujan, belum pasti ada pelangi. Basah, iya, belum lagi kalau ada tambahan bajir bandang. Jadi, gimana?”
1046.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pelangi setelah badai
Baca
+Pustaka
Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

“Oh waktu itu di pelajaran English Conversation kami cukup sering menonton film dan Bagaskara sering memutar film itu di kelas,” “Ah pantas saja. Aduh hujannya semakin deras, tapi aku begitu suka hujan. Suaranya seringkali membuat aku merasa lebih baik, psychologically,” “Wah? Benarkah? I love midnight rain,” “Menarik karena gak semua orang suka hujan ‘kan? Setelah hujan dan badai biasanya ada pelangi,” “Seumur hidupku aku hanya lihat pelangi beberapa kali. Masih bisa aku hitung dengan jari. Kenapa kamu suka pelangi?”
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai pelangi setelah badai
Baca
+Pustaka
Pelangi di Padang Gurun Asmara

Pelangi di Padang Gurun Asmara

Setelah membeli beberapa makanan dan minuman, mereka melanjutkan perjalanan menuju Pantai yang jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat mereka saat ini. Tak terasa mereka akhirnya telah tiba di Pantai Lamaru, nama pantai yang dituju oleh Azmira dan Yitno. Yitno membayar tiket masuk untuk dua orang dan kemudian melajukan kendaraan roda empat tersebut menuju parkiran yang tersedia. Azmira sungguh takjub dengan pemandangan di pantai itu. Sejauh mata memandang terdapat banyak sekali deretan Pohon Pinus yang menyegarkan mata. Rasanya sungguh damai dan tenang seperti semua beban masalah hidup hilang tanpa bekas.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai pelangi setelah badai
Baca
+Pustaka
Talak Setelah Fitnah

Talak Setelah Fitnah

@Andaru [Izinkan aku untuk menjadi pelangi untukmu, Setelah semua badai yang telah kau alami. Kamu mungkin tak selalu selalu bahagia bersamaku, Tapi aku bisa memastikan akan melakukan segalanya untuk membuatmu bahagia. Aku tahu begitu hebatnya badai itu memporak-porandakan hatimu, Namun percayalah cintaku setulus pelangi yang datang selepas badai pergi.
10114.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai pelangi setelah badai
Baca
+Pustaka
Bidadari Pembawa Luka

Bidadari Pembawa Luka

“Aku tidak ingin ada pelangi.” “Kenapa?” “Karena pelangi hanya muncul sesaat dan waktunya pun tidak dapat diprediksi. Aku hanya ingin sesuatu itu yang memang ia selalu menepati janjinya. Seperti matahari pagi yang selalu tepat waktu kehadirannya, aku ingin setelah badai muncul matahari pagi,” balas Maha. Zayn mengusap lembut wajah Maha. “Tersenyumlah, sebab melihatmu tersenyum membuat kecantikanmu menambah sempurna. Jangan sampai kecantikan itu terkikis karena kesedihan.”
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai pelangi setelah badai
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan Impian

Bukan Pernikahan Impian

Agar membuang napas kasar melihat responsnya. “kenapa sih mbak Dara marah – marah terus dari tadi. Ya sudah Gladis minta maaf kalau membuat mbak Dara kesal tadi. Tapi benar kan kalau setelah hujan akan ada pelangi. Nah terbukti sekarang pelanginya sudah terlihat.” Ucapnya yang semakin membuatku tak mengerti.
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai pelangi setelah badai
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Untuk Calon Iparku

Istri Pengganti Untuk Calon Iparku

Hatinya telah membeku perkataan Langit adalah duri yang berhasil menghancurkan hatinya. Beberapa saat Pelangi turun dengan tas di tangannya. Tidak ada barang berharga bahkan hanya pakaiannya yang ia bawa, pakaian yang tidak bertambah ataupun berkurang semua masih sama saat dia datang ke rumah Langit, walau sebelumnya mereka tinggal di apartemen. "Abah, Umi, mari kita pulang." Ucap Pelangi. Suaranya mampu meruntuhkan ketegaran Rosa. Tangisnya pecah saat Abah dan Umi menggamit Pelangi meninggalkan kediaman Langit.
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 442 kali sebagai pelangi setelah badai
Tampilkan Ulasan (7)
Baca
+Pustaka
Rafli123
Hai, ini adalah buku k'6 aku. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian, 5 komen pertama akan mendapatkan kejutan. Selain itu, yuu! Kalian pilih dan dukung. Apakah Pelangi bersama dengan Langit? Atau Pelangi bersama dengan Rizky?
MOON
ide ceritanya bagus, tapi kok banyak sekali miss informasi. kalopun ini sekedar fiksi, plis donk jangan bikin hukum islam asal2an seenak jidat. gak usah sok2an nulis background islami kalo kamu emang gak tau
Baca Semua Ulasan
Pelangi di Langit Malam

Pelangi di Langit Malam

, Azmi terpesona. Joana tersenyum, “Kamu baru melihatnya kali ini, karena kamu tidak pernah mencoba menunggu, mengamati, dan melihatnya sebelumnya. Pelangi tetaplah pelangi, tetap berwarna walaupun dalam gelap. Kamu bisa melihatnya, hanya kalau kamu mau mengamatinya”. Azmi memahami ada sisi melankolis dari setiap kakta-kata yang dilemparkan Joana. Dirinya memang bagaikan pelangi di langit malam. Pudar, namun tetap berwarna, tak terhitung dan tak terdengar keindahannya bagi orang yang tidak menyediakan hati untuk menatapnya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai pelangi setelah badai
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

“Untung namanya bukan Topan, Tornado, atau Guntur.” “Setidaknya mendung lebih baik dibanding tornado yang menyebabkan kekacauan kan?” “Iya, mendung nggak berarti buruk.” Padma menatap Badai dan rasanya untuk sesaat, ia tersesat di dalam manik mata sekelam jelaga tersebut. “Dari mendung bisa hujan, lalu ada pelangi.” “Nggak ada hujan yang bertahan selamanya.” “Iya, aku tahu.”
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai pelangi setelah badai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status