Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The New World

The New World

Air mengalir dari pelangi 9 warna; termasuk warna perak dan emas yang berkelip-kelip, bunga-bunga meluarkan gelembung-gelembung air, dan bayi-bayi mungil terbang bebas di udara sambil berseru-seru gembira. “Kya, kya, kya!” Damian dan Mai seketika waspada.
1010.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai pelangi bulan
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Lain

Cinta Yang Lain

Aroma melati yang basah oleh embun berpadu dengan wangi kenanga, menciptakan harmoni kedamaian yang meresap hingga ke relung jiwa. Udara terasa begitu tenang. Sejuk. Teduh. Persis seperti perasaan yang sedang mendekap hati Ayla. Di depan cermin besar, Ayla merapikan gaun hamil berwarna pastel yang membalut tubuhnya dengan anggun. Perutnya yang kini kian menonjol bukan lagi pengingat akan beban, melainkan simbol kemenangan cinta yang berhasil tumbuh di atas puing-puing badai. Ia mengikat rambutnya dengan pita krem, membiarkan beberapa helai jatuh membingkai wajahnya yang kini berseri—sebuah cahaya yang hanya dimiliki oleh wanita yang merasa dicintai seutuhnya.
10668 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai pelangi bulan
Baca
+Pustaka
Rembulan dalam Dekapan Langit

Rembulan dalam Dekapan Langit

kata Bulan. "Terima kasih, Cantik. Lagi dong! ini pipi sebelah iri loh kalau ciumnya cuma satu aja," kata Langit sambil menunjuk pipi satunya yang belum Bulan kecup. "Dih, ngelunjak," kata Bulan, tapi tak ayal dia kembali memberikan kecupannya. "Eh, Mas, bentar deh," kata Bulan tiba-tiba. "kenapa?"
872 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai pelangi bulan
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Entahlah. Mimpi Baraka belum saling bercakap-cakap. Hanya saling pandang saja. Bayangan mimpi itu semakin jelas. Wanita berjubah biru muda tipis membayang bagian dalamnya yang dibungkus kain ketat itu, mulai melangkah mendekati Pendekar Kera Sakti, ia menyerahkan setangkai bunga aneh, yaitu mawar pelangi. Artinya, mawar itu punya aneka warna seperti pelangi dan baunya harum lembut.
1030.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pelangi bulan
Baca
+Pustaka
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

“Ini hanyalah permulaan.” Lila memandang ke bawah, melihat simbol misterius yang kini bersinar merah di lantai. Simbol itu tampak seperti lingkaran penuh dengan pola-pola rumit di dalamnya—gambar bulan, bintang, dan bayi yang terbungkus kain. “Nenek buyut bilang perjanjian ini sudah dihancurkan,” gumam Lila, matanya tidak lepas dari simbol itu.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai pelangi bulan
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

Itu hanya sebuah julukan saja. Renggali? Nama bunga itu. Terkadang bunga ini terlihat sangat indah, membuat suasana yang nyaman. Namun jika pada musimnya, bunga yang indah itu akan gugur layu pada saatnya. Hanya meninggalkan cabang saja, dengan bekas bunga yang pernah indah itu.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai pelangi bulan
Baca
+Pustaka
SENJA YANG KELABU

SENJA YANG KELABU

Wina berseru menghampiri Sari dengan sepedanya, "Jangan melamun, Non." "Siapa juga, yang melamun, kambingnya muncul tiba - tiba gitu, untung remnya tokcer," dengan Napas yang masih terengah - engah menahan kaget. "Ngeles aja nih, nona cantik." "Win, kita mau kemana lagi, nih?" "Gunung batu jonggol, pemandangan disana sangat mengagumkan,dengan ketinggian 875 mdpl, kita dapat melihat kemegahan gunung pangrango, itupun kalau kita sampai dipuncaknya, mau coba."
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai pelangi bulan
Baca
+Pustaka
My Precious Baby

My Precious Baby

Tanya wanita dibalik kaca. “Bulan ini, Desember.” Ucap Janu. Si pegawai masuk ke dalam, dan kembali dengan kotak perhiasan berwarna biru. Dia membukanya dan terlihat batu yang begitu cantik berwarna biru kehijauan bercorak. Janu menatapnya dalam-dalam dan mengiyakan ketika pegawai itu bilang bahwa batu ini biasanya untuk orang-orang yang lahir bulan Desember.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai pelangi bulan
Baca
+Pustaka
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

#Part_12# PoV_Anjani Semilir angin lembut menyapa Anjani dari lubang-lubang ventilasi di ruang pribadinya. Terasa sejuk dan juga menenangkan. Kamar yang didominasi warna putih dan coklat keemasan nan luas itu menjadi saksi kesendiriannya selama bertahun-tahun. Bahagia, suka, duka, dan lara ia sembunyikan dari tatapan banyak orang. Wanita itu sangat paham tanggung jawabnya. Oleh karena itu ia harus selalu terlihat tegar.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai pelangi bulan
Baca
+Pustaka
Roh Dewa Perang

Roh Dewa Perang

“Akan terlihat sangat indah sinarnya. Aku selalu ingin menggapai bulan biru dari bumi. “Dibandingkan dengan bulan biru, kau tahu apa yang paling cantik di muka bumi ini?” Arsa melancarkan lagi rayuan mautnya. “Bunga anggrek, serbuk sarinya bisa dibuat perona pipi, sayang aku tidak akan bisa memakainya.” Dira memegang wajahnya yang memiliki tanda lahir zodiak dewi pisces. “Salah! Yang paling cantik di dunia ini tentu saja gadis seperti dirimu. Bahkan kau mengalahkan keindahan dewi bunga yang ada di atas kayangan, Dira.”
1028.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai pelangi bulan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status