Selir Yang Terlupakan
Melati Lucinta yang terlupakanCinta Terlarangselingkuh itu indah liriktak selamanya selingkuh itu indah lirik
Ia segera menyebarkan kain di atas meja rendah, tangannya bergerak cepat dan teliti merapikan lipatan serta memadukan kain polos dengan sisa sulaman indah itu.
"Untuk aksesoris rambut..." gumamnya pelan, lebih pada dirinya sendiri. "Kupu-kupu perak itu cantik, tapi besok butuh sesuatu yang lebih berwibawa. Mungkin jepit rambut giok merah yang kau simpan tiga tahun lalu? Belum pernah kau pakai sama sekali."