Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tawanan Mafia Blackwood

Tawanan Mafia Blackwood

“Jangan bilang kau memilihku kalau akhirnya akan pergi.” Aurora menggenggam wajahnya, dan mencium bibir pria itu dalam, pelan, lalu makin kuat. Ciuman itu mengandung luka. Ciuman itu minta dimengerti. Damian membalas. Tangannya meremas pinggang Aurora. Tubuh wanita itu ditarik ke atas pangkuannya. “Peluk aku sampai aku lupa siapa aku,” bisik Damian di telinganya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Dekapan Tuan Mafia

Dekapan Tuan Mafia

Felix mengecup bibir Jolina dengan sangat lembut. Ciuman itu tidak lagi mengandung paksaan atau nafsu brutal. Itu adalah ciuman yang lambat, hangat, dan penuh dengan janji-janji yang tak terucap, sebuah permintaan maaf dalam bentuk sentuhan fisik yang paling dalam.
10935 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Cinta Karena Ciuman

Cinta Karena Ciuman

Sally menolak ajakan vino. Sebelum vino bisa memprotes, Sally berjinjit dan menciumnya. Ciuman itu cepat, putus asa, dan penuh dengan rasa takut akan perpisahan yang sudah di depan mata. Itu adalah ciuman yang terasa manis karena kerinduan, sekaligus pahit karena realitas yang menghimpit. Dalam ciuman itu, Sally menuangkan semua kerinduan yang tidak bisa di ucapkan dengan kata-kata, sekaligus penyesalan atas takdir yang harus mereka jalani.
10972 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Malam Itu, di Pelukan Sahabat Suamiku

Malam Itu, di Pelukan Sahabat Suamiku

Tapi begitu bibir bawah Althea terjepit di antara bibir Kael, segalanya meledak pelan. Ciuman itu menjadi lebih dalam, lebih basah, lebih panas. Kael memiringkan kepalanya, lidahnya menyelinap masuk dengan lambat, mencicipi setiap sudut mulut Althea seolah ingin mengingat rasanya selamanya. Althea mendesah kecil ke dalam ciuman itu, “Mmmh… El…” tangannya naik ke tengkuk Kael, menarik pria itu lebih dekat.
1051.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Paman Mafia, Mari Kita Bercerai

Paman Mafia, Mari Kita Bercerai

Ia menutup mata, membiarkan dirinya sepenuhnya menikmati momen tersebut. Luke melanjutkan dengan ciuman lembut yang menjalar dari leher hingga ke dada Berlian di dada itu, Luke menyesap pucuk dada Berlian secara bergantian dan meremas gundukan kenyal itu dengan serakah. "Haaah... Zee ... Tolong jangan berhenti...."
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Ciuman Panas Sang Miliuner

Ciuman Panas Sang Miliuner

Pria itu cukup lama bermain dengan kedua bukit kembar Lilian, menjilat, mencecap lalu mengisapnya dalam-dalam. Pria itu bergerak menundukkan tubuh jangkungnya. Lilian kembali merintih, saat pria itu meniupkan udara ke atas perut Lilian. Napas hangatnya menyapa kulit Lilian. Telunjuk pria itu menyelinap di balik celana dalam putih berenda milik Lilian. Menggosok benda kecil di bawah sana dengan sangat pelan dan membuat Lilian menggeliat. Lilian mencengkeram bahu pria itu dengan kuat. Telunjuk pria itu bergerak maju mundur dengan tempo pelan lalu sangat cepat. Lilian melingkarkan kedua lengannya pada leher pria itu lalu menariknya. Menyatukan bibir mereka. Erangan Lilian tertahan akibat ciuman
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Peluklah aku Seperti Dulu

Peluklah aku Seperti Dulu

“Hanya segitu?” Saat ia menambahkan air ke dalam rebusan iga, Scarlett terkekeh lalu menempelkan bibirnya pada bibir Tristan, menciumnya dengan penuh gairah. Bibirnya lembut, dan bagi Tristan, rasanya seperti menikmati permen jelly masa kecilnya yang tak ada habisnya. Getaran ponsel di saku Tristan akhirnya memaksa mereka melepaskan ciuman itu.
1025.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 846 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Dalam Pelukan Suami Orang

Dalam Pelukan Suami Orang

Kamar ini berjauhan dengan yang lain dan keadaan sudah pada tidur juga. Aku langsung terjatuh dalam pelukannya Mas Rafa. Tidak sadar, dia mencumbu bibirku dengan penuh kehangatan. Sudah lama tidak aku rasakan lagi setelah beberapa tahun. Dan aku tidak mau disentuh pria lain selain Mas Rafa. Akhirnya malam ini kejadian juga, hal yang sudah sangat aku rindukan dan aku inginkan. Kesempatan yang tidak aku sia-siakan, aku mengaktifkan kamera video handphoneku dan merekam semuanya. Agar bisa jadi pegangan untuk aku membela diri kalau suatu saat aku disalahkan.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
TAKLUK DI PELUKANNYA

TAKLUK DI PELUKANNYA

dia masih bisa punya tempat di dunia ini. Dia maju, meraih wajah Lucien... dan menciumnya. Ciuman itu bukan sekadar bibir yang bertemu. Tapi seluruh luka, seluruh rasa sakit, dan seluruh rasa takut yang tak bisa diucapkan—semua dituangkan dalam satu gerakan itu. Lucien membalas ciuman itu penuh kelembutan. Tapi juga dengan tekad. Bahwa siapapun yang mencoba menyakiti Auryn… akan berhadapan dengan dirinya terlebih dahulu.
889 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Dibalik Ciuman Kaka Tiriku!

Dibalik Ciuman Kaka Tiriku!

Mulutnya menghisap pelan jari telunjuk Marcus yang masih berada di sana. Mata Marcus menggelap. Ia menarik jarinya dan meraih tengkuk Madeline, lalu mencium bibirnya dengan keras. Madeline mendesah kecil saat pria itu meremas pinggangnya. “Kamu benar-benar membuatku gila, kelinci kecil,” ucap Marcus di sela napasnya. Saat ciuman mereka terlepas, ia menyatukan dahinya dengan dahi Madeline.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status