Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Pemuas Untuk Presdir

Wanita Pemuas Untuk Presdir

Dia segera melihat luar jendela dan benar saja langit begitu cerah. Seusai mengalami turbulensi, kini mereka berbaring, para pramugari kembali melayani mereka, beberapa pramugari membawakan makanan. Tak hanya pesawatnya yang mewah, camilan serta makan berat yang disajikan juga dari bahan premium. Di dalam pesawat Rara dan Raymond dapat melihat sunset dan sunrise, sungguh indah sekali melihat semua itu di dalam pesawat apalagi ditemani orang terkasih.
1079.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai pemandangan dari atas pesawat
Baca
+Pustaka
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Kael duduk di kursi tengah sambil menggendong Lein, sementara Evelyne duduk di sebelahnya dengan kursi di sisi jendela. Pesawat mulai bergerak perlahan, keluar dari gate menuju runway. Mesin jet mulai menderu, menciptakan getaran halus yang bisa dirasakan di seluruh kabin. Lalu, dengan akselerasi yang cepat, pesawat melaju di landasan pacu dan akhirnya terangkat ke udara. Evelyne menatap keluar jendela, melihat pemandangan kota Elmridge yang semakin kecil di bawah. Awan putih mulai menyelimuti pandangan, menciptakan pemandangan yang indah dan menenangkan.
1082.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai pemandangan dari atas pesawat
Baca
+Pustaka
JERAT OBSESI SANG CEO KEJAM

JERAT OBSESI SANG CEO KEJAM

Gadis itu memiringkan tubuhnya ke arah jendela agar dia bisa menikmatinya dengan lebih jelas. "Tuan. Ini benar-benar indah. Apa anda tahu? Saya baru pertama kali mengalami berada di atas awan seperti ini. Ternyata naik pesawat itu rasanya seperti ini ya Tuan?" tanya Zahra tanpa mengalihkan pandangannya dari jendela tersebut. "Sejak dari dulu saya selalu bermimpi bisa naik pesawat terbang," ucapnya lagi. Tiba-tiba gadis itu sedikit murung saat dirinya teringat akan sesuatu.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai pemandangan dari atas pesawat
Baca
+Pustaka
LOVE KILLA

LOVE KILLA

Pesawat yang dinaiki oleh mereka perlahan mulai berjalan dan akhirnya lepas landas. Pandangan Bina tetap tidak beralih dari pemandangan di luar jendela pesawat. Pemandangan langit yang biru disertai awan-awan yang berwarna seputih kapas. Pikirannya entah mengawang kemana. Wanita itu merasakan kedua bola matanya semakin terasa berat dan memutuskan untuk beralih ke alam mimpi. Barangkali, dengan begitu beban dalam hatinya bisa terasa sedikit lebih ringan. ~Bersambung
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai pemandangan dari atas pesawat
Baca
+Pustaka
Selir Medis Penguasa Langit

Selir Medis Penguasa Langit

Dia sangat gugup sekarang di dalam hati, tapi memaksakan dirinya tersenyum. Ketika dia melihat ke luar, pesawat telah naik sangat tinggi. Dia melihat ke bawah, rumah dan jalan, semuanya menjadi sangat kecil. Perasaan ini seperti berdiri di puncak gunung dan melihat ke bawah. Saat di puncak gunung, kakinya berpijak di gunung tetapi sekarang dia melayang di udara. Dia sangat terkejut. Dunia apa ini? Hal-hal yang tampaknya mustahil ini bisa terjadi.
9.85.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168.9K kali sebagai pemandangan dari atas pesawat
Tampilkan Ulasan (2060)
Baca
+Pustaka
ماوار سياع افيف
gimana cerita ny kok sudah tamat ...pdahal petasan kecil belum lahir ...mana danau cermin belum ada jalan pulang ny ...huhuhu...... lanjutin LG thooorr cerita nya ... gak bisa bobok KLO kaya gini gantung ...pdahal di setiap cerita tak tunggu in lhooo ... penasaran sama petasan kecil apakah laki2 atau
Devi Zulfia
terasa seperti mimpi cerita selir medis sudah tamat tapi ternyata betul betul tamat dan dengan berat hati aku harus hapus ini aplikasi karena aku udah malas baca novel yang lain yang aku suka cuma novel ini aja ...
Baca Semua Ulasan
Istri Kecil Sang Pewaris

Istri Kecil Sang Pewaris

Jet bersiap lepas landas. Beberapa menit setelah pesawat tinggal landas dan mencapai ketinggian jelajah, Alicia masih terus menatap keluar jendela. Matanya berbinar. Awan-awan putih terbentang seperti kapas, langit biru membentang indah, seolah mereka sedang melayang di dunia yang tak terjangkau siapa pun. “Indah sekali,” bisiknya lirih. “Aku bahkan tidak menyangka bisa melihat ini semua dengan mata kepala sendiri.”
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai pemandangan dari atas pesawat
Baca
+Pustaka
Sang Desainer

Sang Desainer

Langit mengalihkan pandangannya ke kamera yang digenggam kedua tangannya. Ia pun mengarahkan kameranya ke jendela dan mulai membidik pandangan di luar jendela. Mulai dari daratan, pegunungan, dan awan-awan yang mengelilingi pesawat. Ia tersenyum saat melihat hasil tangkapannya.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai pemandangan dari atas pesawat
Baca
+Pustaka
NYONYA MUDA, TUAN INGIN ANDA KEMBALI!

NYONYA MUDA, TUAN INGIN ANDA KEMBALI!

Puspita menyandarkan kepalanya di bahu Pram, matanya menatap jendela pesawat dengan tatapan berbinar. Awan-awan putih yang berarak di langit biru tampak begitu indah di matanya, seolah menari menyambut kepulangannya.
1066.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai pemandangan dari atas pesawat
Baca
+Pustaka
Terjebak Miliarder Posesif

Terjebak Miliarder Posesif

Petugas mempersilakan Fahima masuk ke dalam pesawat dengan hanya membawa tas punggungnya. “Terima kasih.” Fahima tersenyum. Dia melihat nomor kursi dan segera duduk. Gadis itu mendapatkan kursi di samping jendela. Itu sangat beruntung karena dia bisa menikmati pemandangan dari langit walaupun tidak sampai satu jam di udara. “Aku suka terbang.” Fahima memeluk tasnya dan melihat keluar jendela. Dia tidak akan tidur karena lebih suka melihat langit dan awan selama penerbangan.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai pemandangan dari atas pesawat
Baca
+Pustaka
Mawar Layu di Musim Dingin Kedua

Mawar Layu di Musim Dingin Kedua

Aku menoleh sekali lagi ke arah ruang tunggu kelas satu. Lalu berbalik dan menyerahkan boarding pass kepada petugas. Pintu pesawat ditutup. Pesawat mulai bergerak, berakselerasi, lalu mengudara. Di langit setinggi sepuluh ribu meter, pesawat milik maskapainya membawaku menembus lautan awan. Sementara Farrel, mengambil cuti dan duduk di kabin kelas satu pesawat lain demi “Beruang kecil”-nya.
21.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 675 kali sebagai pemandangan dari atas pesawat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status