Sang Dewa Perang Terkuat
Reiner terkekeh pelan dan menatap temannya itu lalu berkata dengan menahan senyum, “Yah, kalau kau Riley, seharusnya kau tidak gegabah. Kita belum memiliki rencana apapun, bagaimana bisa kita langsung ke luar?”
“Lagipula di luar masih hujan deras. Aku tidak mendengar adanya suara ledakan atau tembakan. Kemungkinan besar belum terjadi perang lagi,” lanjut Reiner.
Dia terdiam sebentar dan berkata lagi, “Hanya ada pesawat-pesawat tempur yang berputar-putar di langit, seperti sedang mengawasi.”
Dia bersedekap dengan tubuh berdiri tegak, seakan sedang menunggu Riley memberikan sebuah tanggapan atas pernyataannya.
Hot Chapters