Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

Napasnya teratur, paru-parunya tidak merasa lelah sedikit pun, sebuah sisa dari kekuatan dewa yang masih bersemayam dalam tubuh fana ini. Di situ, dekat semak bunga berwarna kuning cerah yang bernama Kemuning, yang mekarnya seolah menyemarakkan pagi, ada seorang anak perempuan sedang berjongkok. Pemandangan itu, begitu sederhana namun begitu bermakna, membuat jantung Dipasena berdesir. Jari-jarinya yang kecil, lincah, dan penuh perhatian dengan hati-hati memetik mahkota bunga, menaruhnya satu per satu dalam wadah anyaman bambu yang diletakkan di sebelahnya.
102.9K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as pendekar pemetik bunga
Read
+Library
Pendekar Cincin Giok

Pendekar Cincin Giok

Lixuan mengepalkan tangannya lalu mengarahkannya tepat didepan Sasa. Wanita itu pun melakukan hal yang sama. "Ya ayo kita lakukan. Aku juga ingin mengukir nama dan menjadi pendekar tangguh sepanjang sejarah yang membebaskan orang orang tertindas." "Pendekar tangguh sepanjang sejarah, sepertinya tidak buruk juga. eh Sasa ngomong ngomong apakah kau tidaak pergi kepedepokan sekarang?" "Ah iya."
2.7K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as pendekar pemetik bunga
Read
+Library
Pendekar Pedang Bulan Sabit

Pendekar Pedang Bulan Sabit

"Saat aku lahir, aku mendapatkan anugerah dari Dewa Matahari. Mereka menganugerahkan aku dengan memiliki senjata sakti milik dewa kepada orang tuaku, dengan hasil pertapaan ayah dan ibuku selama 10 tahun. "Dewi bunga Dewa 3 kehidupan pun menganugerahkan aku sebuah aroma bunga Jasmine saat kedua orang tuaku meninggal. Entah mengapa aku begitu banyak sekali mendapatkan anugerah dari para Dewa. Tapi, Dewi bunga Dewa 3 kehidupan memberitahukanku sesuatu." "Apa itu?" "Bahwa di masa depan, aku akan menjadi seorang pendekar hebat dan aku juga akan bertemu 10 pendekar hebat itu dalam waktu ke waktu."
102.7K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as pendekar pemetik bunga
Read
+Library
Sang Pendekar

Sang Pendekar

Sementara Saketi sudah tewas di tangan Tupaseng. Debu dan pasir bertebaran memenuhi empat penjuru, ranting dan dedaunan kering yang ada di tempat tersebut menepi seakan-akan tersapu oleh ganasnya tombak Tupaseng yang terus menerus menyerang kelima pendekar bertopeng yang mempunyai kekuatan mumpuni. Melihat muridnya mengamuk, Biksu Yan Tong lekas menyeru, "Hati-hati muridku. Jangan kau terbawa arus, tenangkan hati dan pusatkan pikiranmu!" teriak Biksu Yan Tong.
9.9166.3K viewsCompletedAdded to Library 5.8K Times as pendekar pemetik bunga
Show Reviews (150)
Read
+Library
CahyaGumilar79
Terima kasih untuk semuanya yang sudah mampir di cerita ini. Buat Reader semua yang suka dengan karyaku, kalian bisa mampir juga ke cerita lainnya. Pandu Kesatria Genda Yaksa, Wanara, Sang Pendekar Season 2. Segala bentuk dukungan dari kalian sangat berarti buat aku sebagai penulis. Terima kasih...
Zhu Phi
Kalau berkenan mampir ya kak Cahya di Ksatria Naga Phoenix Ditunggu review-nya dan sarannya Terima Kasih Numpang promote juga ya Kisah ini bersetting kerajaan, persilatan, fantasi, serta misteri yang tidak terpecahkan
Read All Reviews
Putri Terakhir Kerajaan Verdant

Putri Terakhir Kerajaan Verdant

Anne tertawa dengan canggung karena malu. “Hanya tempat-tempat tertentu di taman ini yang dihiasi bunga. Ini adalah karena banyak warga yang memetiknya dan menjualnya. Sehingga mereka hanya sedikit, dan bahkan ditempatkan penjaga khusus agar tidak ada yang memetiknya lagi.” “Ah, kalau begitu kenapa anda memetik bunga ini?!” “Hei. aku pangeran, ingat? Lagi pula aku hanya memetik satu. Hahaha, tidak usah panik seperti itu. Kamu takut akan ditangkap?”
106.7K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as pendekar pemetik bunga
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Codet pun mengangkat dagunya sekali, dan tersenyum. Jempol segera bergerak memanggul satu karung. Lantas, masing-masing Pendekar Bangkotan itu memanggul satu karung dan menaruhnya persis di depan Mamak Jambul. “Apa ini?” “Oleh-oleh, Guru!” seru Ceking sembari tertawa senang. Codet berkata, “Di Gunung Kemba, selain berlatih, kami juga bertani.”
101.9K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as pendekar pemetik bunga
Read
+Library
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

tegur pak Pur, bapaknya Diandra pada sang istri yang tengah senyum-senyum baca tulisan anaknya. “Ini lho pa. Di, di tengah keruwetan masih juga mencoba mbikin ibunya senyum,” jawab bu Rarah sambil menyodorkan telpon genggamnya pada sang suami. Kini giliran pak Pur yang tersenyum. Potongan-potongan obrolannya waktu Diandra kecil dan remaja tiba-tiba kembali menjelma. “Nduk, bunga-bunga ini namanya sama, Bakung. Hampir semuanya cantik-cantik,” ucap pak Pur pada Diandra kecil.
953 viewsOn holdAdded to Library 20 Times as pendekar pemetik bunga
Read
+Library
Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Lalu Lingkaran Langit dipenuhi oleh para pengguna Teknik Terlarang, terutama di kalangan murid yang tidak bersalah. Para pendekar kultus yang ada di sekitar turut membereskan hal itu bersama kedua pendekar tingkat menara. Sebagian besar pendekar lainnya mencari keberadaan Tulang Naga yang seharusnya belum pergi jauh. Sementara di saat yang sama, salah satu pendekar bersaksi atas keberadaan yang mencurigakan, tengah mengincar nyawa salah satu murid—Wang Ji.
4.4K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as pendekar pemetik bunga
Read
+Library
Perjalanan Kultivasi Sang Immortal

Perjalanan Kultivasi Sang Immortal

seru Wu Tian yang mempererat pelukannya serta mendaratkan bibirnya ke bibir merah Mei Yin yang sangat menggodanya. Wu Tian seakan tidak sadarkan diri dari niatnya semula ingin menjauh dari hubungan yang seperti ini, menjaadi begitu bergairah untuk melakukannya. Tanpa Wu Tian sadari, Mei Yin bukanlah gadis sembarangan yang hanya sekedar gadis pemandu lelang untuk menemani setiap tamu VIP yang akan menawar barang lelang di Rumah Lelang Bunga Persik. Gadis ini merupakan Pendekar Pemetik Bunga versi wanita, yang sedaang menyamar untuk menarik perhatian pria terutama pendekar atau cultivator yang berilmu tinggi ke pelukan dirinya.
10120.8K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as pendekar pemetik bunga
Read
+Library
PENDEKAR GUNUNG MANGGIR

PENDEKAR GUNUNG MANGGIR

lanjut ki Ageng Kentir. "Apa maksud mu?" tanya panglima Bolo Dewo. "Kita tidak ada waktu lagi". Seru nya. "Tuan panglima, diantara wanita yang berhasil di tangkap tidak ada yang cocok dengan ciri - ciri yang aku lihat saat bermeditasi di Khayangan" Ki Ageng Kentir menerangkan.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as pendekar pemetik bunga
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status