Gairah Sahabatku
"Sebagai sahabat lo, gue juga agak marah sih. Tapi ya itu tadi, gue cuma sahabat dan nggak berhak ikut campur. Asal lo seneng gue ikut seneng, tapi pikirkan lagi apapun yang bakal lo lakuin biar nggak ngerugiin diri lo."
Nozela mengangguk pelan, dia merentangkan kedua tangannya membuat Thalia tersenyum. Thalia segera masuk ke dalam pelukan Nozela.
"Makasih ya Tha, lo emang sahabat terbaik gue sepanjang masa." Ucap Nozela tulus.
"Sama-sama Jel."
Thalia memejamkan matanya. "Ternyata hubungan kalian udah sejauh itu." Batinnya.