กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Jadi besok pagi ia tidak perlu bawa banyak barang. "Hallo ... gimana, Re?" “Ven, bisa kesini? Barang aku masih ada beberapa, mumpung dia lagi cito di rumah sakit.” jelas Redita sambil memunguti pakaiannya satu per satu. “Bisa, tapi aku nggak tahu apartemenmu yang mana." “Aku sharelock, telpon saja kalau sudah sampai depan ya!” "Oke." TUT
9.9265.1K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 9.3K ครั้งในชื่อ penitipan barang terdekat
อ่าน
+ห้องสมุด
Benih Rahasia Kapten Yudha

Benih Rahasia Kapten Yudha

“Kunci mobilnya, Kapten. Saya akan parkirkan di depan rumdis dan memasukkan barang-barang Anda dan Ibu.” Yudha menggeleng lalu berkata, “Untuk sekarang belum perlu. Nanti sore saja saat barang kiriman kakak saya tiba. Saya sudah kasih nomor kontak kamu sama manajer departemen store.” “Baik, Kapten!”
105.5K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 132 ครั้งในชื่อ penitipan barang terdekat
อ่าน
+ห้องสมุด
Rahasia Sang Miliuner Yunani

Rahasia Sang Miliuner Yunani

“Bersihkan rak yang ada di di ujung sana dan lakukan pengecekan berkala. Barang dengan expired lebih dekat letakkan di depan.” Presley tersenyum, mengangguk. Ini bukan pertama kalinya dia diinstruksi seperti ini, padahal dia sudah mengatakan pernah bekerja di toko serba guna dalam beberapa waktu. Sepertinya pengalaman itu tidak cukup untuk membuat wanita itu merasa puas dan percaya pada kemampuannya.
104.1K viewsระงับชั่วคราวถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 130 ครั้งในชื่อ penitipan barang terdekat
อ่าน
+ห้องสมุด
Valkommen Felisya

Valkommen Felisya

Untuk microwave, kulkas, pemanas ruangan, lemari, tempat tidur dan perabotan lainnya, aku tidak perlu membeli. Karena sudah termasuk barang yang disediakan pemilik apartemen. Hanya saja aku memang perlu membayar sejumlah deposit, yang akan dikembalikan kelak jika aku mengembalikan barang-barang yang dipinjamkan itu tanpa kerusakan. "Sudah?," tanya Papa sambil mengangkat alis, saat kami mengantri di depan kasir. Aku tersenyum lebar dan mengangguk kuat-kuat. "Terima kasih, Papa!"
101.7K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 55 ครั้งในชื่อ penitipan barang terdekat
อ่าน
+ห้องสมุด
Pak CEO, Tolong Lepaskan Aku!

Pak CEO, Tolong Lepaskan Aku!

“Kenapa? Tidak merasa, ya?” “Kamu …! Benar-benar pria menyebalkan!” rutuk Alisha. “Lagi pula, bagaimana caramu sambil membawa barang itu pergi berbelanja? Apa kamu tidak takut kalau barang-barangmu dicuri oleh orang lain saat menitipkannya di tempat penitipan barang?” Ucapan yang dilontarkan Zayden memang masuk akal, tetapi tidak terpikirkan oleh Alisha sebelumnya!
1055.3K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.7K ครั้งในชื่อ penitipan barang terdekat
อ่านรีวิว (20)
อ่าน
+ห้องสมุด
ms. green
Buku ini tuh bikin hati jedag jedug, sebentar senengtrs tegang, pas bagian nangis g perlu lama2 langsung senyum2 lagi. cerita ringan cuma gak bosenin. Sama aku lg mikir, apa kk ini sebenernya CEO yang nyamar jadi penulis? Kesan suasana kantor tuh dapet banget dan sbg CEO vibesnya gong gitu.
Riri Chan
Aku tuh baca buku k chin ini harus nunggu banyak bab dulu, soalnya suka penasaran kalo baru bab awal biasa masih slow up. ... buku k cinta tuh buat candu banget. bikin deg2an parah setelah puas ketawa-ketawa.
อ่านรีวิวทั้งหมด
Booking Terakhir

Booking Terakhir

"Kenapa bukan pemilik barang?" Pria berkacamata menjawab pelan. "Karena penyesalan lebih kuat daripada ingatan." Belum sempat Dito menyentuh kaca, terdengar suara alarm berbunyi tapi berbeda dari sebelumnya. Bukan merupakan sebuah sirene panjang, melainkan denting pelan seperti bel toko. Ting, Ting, Ting. Lalu di seluruh ruangan arsip, benda benda mulai menghilang satu persatu tanpa suara.
10429 viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 13 ครั้งในชื่อ penitipan barang terdekat
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
1
...
5678910
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status