Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Hot Supervisor

My Hot Supervisor

"Aku hanya ingin mengantar pernak-pernik hadiah yang harus kau berikan kepada para customer. Dan hadiah-hadiah ini tidak bisa aku bawa masuk melalui pintu masuk store karena harus mendapatkan stempel terlebih dahulu dari pengawas gudang. Aku rasa kau paham dengan apa yang aku ucapkan!" Jawaban Bryan membuat lidahku keluh. Benar juga katanya, setiap barang yang ingin dijual atau apapun itu harus melalui gudang dan harus mendapatkan izin dari satpam gudang terlebih dahulu. Agar nantinya tidak terjadi kesalahpahaman karena barang itu bukanlah barang yang diambil dari store. "Anandita!" Dia berjalan mendekatiku. Sontak aku mundur satu langkah ke belakang.
1026.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 851 kali sebagai penitipan barang terdekat
Baca
+Pustaka
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Jadi besok pagi ia tidak perlu bawa banyak barang. "Hallo ... gimana, Re?" “Ven, bisa kesini? Barang aku masih ada beberapa, mumpung dia lagi cito di rumah sakit.” jelas Redita sambil memunguti pakaiannya satu per satu. “Bisa, tapi aku nggak tahu apartemenmu yang mana." “Aku sharelock, telpon saja kalau sudah sampai depan ya!” "Oke." TUT
9.9265.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.3K kali sebagai penitipan barang terdekat
Baca
+Pustaka
Benih Rahasia Kapten Yudha

Benih Rahasia Kapten Yudha

“Kunci mobilnya, Kapten. Saya akan parkirkan di depan rumdis dan memasukkan barang-barang Anda dan Ibu.” Yudha menggeleng lalu berkata, “Untuk sekarang belum perlu. Nanti sore saja saat barang kiriman kakak saya tiba. Saya sudah kasih nomor kontak kamu sama manajer departemen store.” “Baik, Kapten!”
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai penitipan barang terdekat
Baca
+Pustaka
Rahasia Sang Miliuner Yunani

Rahasia Sang Miliuner Yunani

“Bersihkan rak yang ada di di ujung sana dan lakukan pengecekan berkala. Barang dengan expired lebih dekat letakkan di depan.” Presley tersenyum, mengangguk. Ini bukan pertama kalinya dia diinstruksi seperti ini, padahal dia sudah mengatakan pernah bekerja di toko serba guna dalam beberapa waktu. Sepertinya pengalaman itu tidak cukup untuk membuat wanita itu merasa puas dan percaya pada kemampuannya.
104.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai penitipan barang terdekat
Baca
+Pustaka
Valkommen Felisya

Valkommen Felisya

Untuk microwave, kulkas, pemanas ruangan, lemari, tempat tidur dan perabotan lainnya, aku tidak perlu membeli. Karena sudah termasuk barang yang disediakan pemilik apartemen. Hanya saja aku memang perlu membayar sejumlah deposit, yang akan dikembalikan kelak jika aku mengembalikan barang-barang yang dipinjamkan itu tanpa kerusakan. "Sudah?," tanya Papa sambil mengangkat alis, saat kami mengantri di depan kasir. Aku tersenyum lebar dan mengangguk kuat-kuat. "Terima kasih, Papa!"
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai penitipan barang terdekat
Baca
+Pustaka
Pak CEO, Tolong Lepaskan Aku!

Pak CEO, Tolong Lepaskan Aku!

“Kenapa? Tidak merasa, ya?” “Kamu …! Benar-benar pria menyebalkan!” rutuk Alisha. “Lagi pula, bagaimana caramu sambil membawa barang itu pergi berbelanja? Apa kamu tidak takut kalau barang-barangmu dicuri oleh orang lain saat menitipkannya di tempat penitipan barang?” Ucapan yang dilontarkan Zayden memang masuk akal, tetapi tidak terpikirkan oleh Alisha sebelumnya!
1055.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai penitipan barang terdekat
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
ms. green
Buku ini tuh bikin hati jedag jedug, sebentar senengtrs tegang, pas bagian nangis g perlu lama2 langsung senyum2 lagi. cerita ringan cuma gak bosenin. Sama aku lg mikir, apa kk ini sebenernya CEO yang nyamar jadi penulis? Kesan suasana kantor tuh dapet banget dan sbg CEO vibesnya gong gitu.
Riri Chan
Aku tuh baca buku k chin ini harus nunggu banyak bab dulu, soalnya suka penasaran kalo baru bab awal biasa masih slow up. ... buku k cinta tuh buat candu banget. bikin deg2an parah setelah puas ketawa-ketawa.
Baca Semua Ulasan
Booking Terakhir

Booking Terakhir

"Kenapa bukan pemilik barang?" Pria berkacamata menjawab pelan. "Karena penyesalan lebih kuat daripada ingatan." Belum sempat Dito menyentuh kaca, terdengar suara alarm berbunyi tapi berbeda dari sebelumnya. Bukan merupakan sebuah sirene panjang, melainkan denting pelan seperti bel toko. Ting, Ting, Ting. Lalu di seluruh ruangan arsip, benda benda mulai menghilang satu persatu tanpa suara.
10411 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai penitipan barang terdekat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status