Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Dendam dan Penyesalan

Antara Dendam dan Penyesalan

Biasanya, Selena juga akan membimbingnya dalam menggambar, tetapi hari ini dia enggan. Dia memikirkan kapan Gio akan kembali. Sesudah selesai menggambar, Luna memberikan gambar itu pada Selena. Dia menggambar matahari, awan, dan burung kecil, sementara di atas halaman rumput hijau, ada seorang pria dan wanita yang sedang menggandeng seorang anak perempuan dan laki-laki. Ini jelas sekali bahwa wanita itu adalah dirinya, sedangkan pria itu adalah Gio.
9.5977.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.4K kali sebagai pensil warna luna
Tampilkan Ulasan (394)
Baca
+Pustaka
Alina Tamrin
kalau pak Rudi ada hubungan keluarga dgn Selena apa mungkin orang yg selama ini ada di belakang layar yg ingin membunuh Selena adalah ibu Mira yg TDK ingin Pak Rudi mengetahui kalau Selena adalah keluarganya!. cepat dong perbaharui babnya penasaran nih lanjutatannya ... seru buanget ceritanya .........
Siti Ety rumiyati
Ceritanya sepertinya bagus awl baca jg kok bgs ini ceritanya tp pas lihat babnya banyak bangeeets jd mundur hehe pengin cerita yg tdk trll panjang pengin lht Selena n harvey bahagia kl panjang gini sepertinya banyak tarik ulur bahagia,jatuh lg d angkat lg bahagia jatuh lg dst nya. Btw,Smangat author
Baca Semua Ulasan
Alegoria

Alegoria

Namun itulah yang terbaik. Luna duduk di depan cermin, di kamarnya. Ia sisir pelan rambutnya yang sepirang strawbery dan panjang. Kedua mata birunya menunjam tajam bayangannya di balik cermin. Aduhai, cantik bukan main. Matanya biru berwarna laut, sedalam samudera, hidungnya mancung sempurna, bibirnya tipis berwarna delima, kulitnya putih, mulus, dan bersih. Garis wajahnya lembut. Jelita sekali, melebihi rembulan manapun.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai pensil warna luna
Baca
+Pustaka
Luna yang Ditolak: Penyesalan Para Pasangannya”

Luna yang Ditolak: Penyesalan Para Pasangannya”

Bab 1 POV Deandra “Selamat, Luna, kamu hamil,” Aku berkedip beberapa kali setelah pengumuman itu dan menarik beberapa napas dalam, tapi tidak ada yang bisa meredakan derasnya emosi di dalam diriku mendengar pernyataan itu. Siapa yang akan percaya?
371 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai pensil warna luna
Baca
+Pustaka
Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar

Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar

Plak! Luna langsung melemparkan pena tanda tangan di tangannya ke lantai. Dia begitu marah hingga sudut bibirnya berubah bentuk. "Bajingan nggak tahu malu. Hari sudah hampir gelap, mimpi di siang bolong apa lagi dia?" Wajah cantik Luna dipenuhi rasa malu dan marah, mulutnya juga terus mengoceh.
9.31.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54.1K kali sebagai pensil warna luna
Tampilkan Ulasan (491)
Baca
+Pustaka
Arthur Parengkuan
Daya imajiner penulis luar biasa.Mampu mengendalikan bahkan terkadang membiarkan emosi dan pikiran pembaca tersalur lewat mata yang seturut dengan laju lambatnya kalimat per kalimat yang akan dilewatinya bersama rasa penasaran akan hal yang akan terjadi di depannya...peran tokoh salut buat penulis..
Danny Langoi
ceritanya payah...kenapa baru sekarang si kakek mengamcam Luna dengan abu mendiang ibu Luna yang mau dibuang ke sungai, waktu perjodohan awal dengan keluarga Tier kenapa tidak pake ancaman itu..? trus kenapa Lunanya mau juga mengikuti ancaman kakek nya, mau mengikuti keinginan kakek nya ...payah......
Baca Semua Ulasan
Obsessed

Obsessed

Pagi itu Alina datang seperti biasa. Tidak terlalu pagi. Tidak terlalu lambat. Ia memilih duduk dekat jendela. Luna sudah lebih dulu ada di sana, sibuk mencoret-coret buku dengan pulpen warna-warni. “Kamu kelihatan mendingan,” komentar Luna tanpa menoleh. “Kelihatan?” “Iya. Nggak kayak orang habis perang batin semalaman.”
796 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai pensil warna luna
Baca
+Pustaka
Fantasy World

Fantasy World

“Sama, aku disuruh masuk sekolah Ibu dulu. Padahal kan itu sekolah yang bagus, Sedangkan nilaiku pas-pasan…. Tangan satunya?” Luna menarik tangan kanannya lalu melihat ke arah kukunya yang berwarna kuning cerah lalu menyerahkan tangan kirinya untuk gantian di warnai. Menerima telapak tangan kiri Luna, Vanessa kembali mewarnai kuku Luna.
9.86.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai pensil warna luna
Baca
+Pustaka
Terjebak Pesona Papi Gula

Terjebak Pesona Papi Gula

Mendengarkan musik dan mulai pula menyiapkan kotak pensilnya. Lizzie mewarnai figur Aurora (Princess Disney favoritnya) menggoreskan pallete warna yang dia ingat dari tokoh kartun tersebut namun menggunakan tehniknya sendiri. Dia cukup larut dalam kegiatannya, sampai Lizzie merasakan sepasang mata tertuju padanya. Bukan milik Daxon, melainkan milik bocah laki-laki yang duduk di sebelahnya. Dia tampak memperhatikan secara seksama saat Lizzie menggoreskan pensil warna ke buku mewarnainya. Mengamati hasil dari perpaduan warna disana dan matanya langsung berbinar. “Wah, kakak pandai mewarnai.”
89.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai pensil warna luna
Baca
+Pustaka
Luna dalam Lara

Luna dalam Lara

Para pria yang hadir terlihat terpandang dan rapi, sementara para wanita yang bekerja di sana tampak elegan dan berkelas. Luna mengenakan gaun malam berwarna merah yang memeluk tubuhnya dengan sempurna. Gaun itu terasa asing di kulitnya, namun di depan cermin, Luna melihat bayangan yang berbeda. Bukan lagi gadis desa yang naif, melainkan seorang wanita yang berani dan menggoda. Tante Rosa menepuk bahu Luna, menyadarkannya dari lamunan. "Siap?"
10754 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai pensil warna luna
Baca
+Pustaka
Menari dengan bayanganmu

Menari dengan bayanganmu

“Hm, bagusnya pake jeans atau dress?” Luna memoleskan lipstik berwarna peach di bibirnya sebagai sentuhan terakhir, penampilannya sudah sangat sempurna. Ia berputar di depan cermin, ia mengenakan dress berwarna peach yang membuat penampilannya sangat manis malam ini. Tit!
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai pensil warna luna
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status