SEHIDUP SEJANNAH
"Luar biasa sekali wanita itu. Bisa-bisanya dia menutupi kehancuran rumah tangganya semulus ini. Bahkan orang tua yang telah membesarkannya dari kecil, tidak tahu tentang masalahnya.
Itu artinya kau tidak dianggapnya penting, Nenek tua !! tukas Mia kembali mengeluarkan kata kasarnya. Membuat Alma merasa geram dengan wanita satu ini.
"Jaga sikapmu disini, Mia ! ingat.... kau juga berasal dari tempat seperti ini,"
"Itu dulu...
Sekarang aku benar-benar jijik dan muak. Aku bahkan benci harus menginjakkan kaki ketempat ini lagi," saut Mia dengan angkuhnya.
"Dasar sombong ! kau pikir sudah sebaik apa kehidupanmu, sampai merendahkan tempat ini."
Hot Chapters