Terjerat Obsesi Bos Baruku
“Memangnya apa yang salah dengan pertanyaanku?”
Secara teknis, sebenarnya tidak ada yang salah dengan pertanyaannya. Namun yang jadi masalah adalah karena ‘ia’ yang menanyakan pertanyaan basa-basi itu kepadaku. Sejujurnya itu layak diutarkan saat pertemuan pertama, tetapi mengingat pertemuan pertama kami yang tak normal rasanya aneh saja. Apalagi sekarang dimana situasinya tidak cukup pas untuk pertanyaan semacam itu. “Yah ....” Aku tidak dapat menemukan jawaban pastinya, terutama ketika aku menyadari bahwa ia sedang menatapku dengan sebuah ekspresi bingung yang entah bagaimana bagiku terlihat sangat lucu. Hebat sekali Leiya, bisa-bisa Jarrel dan lucu menjadi satu kalimat padu. Tapi sialnya,
ตอนยอดนิยม