Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
TA'ARUF YANG DI TAKUTKAN

TA'ARUF YANG DI TAKUTKAN

Hilya mencoba mengungkapkan kegelisahannya. Abi tersenyum tipis, “Itulah gunanya Ta’aruf, Nak. Untuk mengenal dan mencari kecocokan tanpa melanggar syariat. Kami tidak akan memaksamu jika memang tidak ada kecocokan, tapi setidaknya beri kesempatan untuk mencoba.” Hilya terdiam. Kata-kata Abi dan Umi terasa seperti pintu yang hanya terbuka setengah, cukup untuk memberikan sedikit cahaya namun belum cukup untuk meyakinkannya melangkah.
10830 vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 20 veces como pertanyaan saat ta'aruf
Leer
+Biblioteca
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

jawab Claudia. “Kok bisa sama gitu sama apartemen Gatra?” “Ya mana gue tau. Kali empat belas angka hoki lo,” jawab Claudia asal. “Kira-kira nanti bakal ditanya apa ya?” tanya Tania lagi. Ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti interview, jadi wajar jika Tania merasa nervous. “Paling pertanyaan basic kayak interview biasa. Lo nggak usah grogi. Lagian lo kan galak, masa orang galak bisa grogi.”
10170.3K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 5.6K veces como pertanyaan saat ta'aruf
Leer
+Biblioteca
Cinta Yang Sesungguhnya

Cinta Yang Sesungguhnya

ujar Tasya. “Eh Ta…” Kini Mira kembali bersuara. “Apaan?” “Gue mau nanya dong, gimana malam pertama Lu?” tanya Mira seraya tersenyum lebar ke arah Metta. Seketika wajah Metta memanas. “Iya cerita dong, kan di kelas Lu aja nih yang udah married!” imbuh Tasya dengan penuh semangat. “Aduhhh jangan bahas itu dongg, bisa gak yang lain aja!” seru Metta malu.
103.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 64 veces como pertanyaan saat ta'aruf
Leer
+Biblioteca
My Secretary is My Wife

My Secretary is My Wife

Walaupun akan ada resiko yang akan dihadapi nantinya. "Aretha, apa kita sudah pernah saling mengenal sebelumnya?" tanya Ruan. "Saling mengenal? Maksud Bapak?" Zea terkejut sebenarnya dengan pertanyaan Ruan, tetapi ia bisa mengelaknya. "Ya …." Ruan menghentikan sejenak ucapannya. Zea terdiam namun antusias.
102.7K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 75 veces como pertanyaan saat ta'aruf
Leer
+Biblioteca
Miskin itu Memalukan

Miskin itu Memalukan

Ini baru acara lamaran, gimana nanti pas kawinan … lebih wow pastinya. “Bagaimana, Nak Ufi, apakah bersedia menerima pinangan ini?” Eh! gelagapan aku tiba-tiba dilempar pertanyaan. Menenangkan hati sebentar aku lalu mengulas senyum untuk semua yang menatap. Ruly menatapku tak berkedip, tatapan cinta maksudnya.
9.35.8K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 179 veces como pertanyaan saat ta'aruf
Leer
+Biblioteca
Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

Apa yang dia katakan sebenarnya? Meski sebagian pertanyaan dapat terjawab tapi masih banyak teka-teki yang harus diselesaikan. Dan itu tentang kebenaran versiku. Kalimat itu menjadi satu-satunya topik yang belum terpecahkan. "Kalau gitu ... jelasin ke aku soal pernikahan kita." Meski banyak lubang kosong tapi pertanyaan ini sangat membuatku penasaran. Tama diam cukup lama. Dia menatapku lekat dan semakin lama semakin mendekat. Saat jarak wajah kami tinggal beberapa centi dia berhenti dan kembali memajukkan diri sampai hidung kami bersentuhan.
1031.9K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 797 veces como pertanyaan saat ta'aruf
Leer
+Biblioteca
Ok, Aku Nyerah Bos!

Ok, Aku Nyerah Bos!

Crush yang selama ini kamu dambakan menjadi pendamping hidup. "Kamu maunya kapan? Jika kamu memang sudah benar-benar rindu padaku, ya, aku bisa pulang sekarang juga?" Pertanyaan macam apa itu? Aku menatap wajah tampan dan sok iyes milik pak Tama dengan horor. Kucoba untuk menarik napas dalam, lalu membuangnya dari mulut. Setelah itu, kuberikan senyum senatural mungkin agar pria tua itu tak berpikir lain.
1031.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 976 veces como pertanyaan saat ta'aruf
Leer
+Biblioteca
Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

Reiki spontan menekuk wajahnya dan berkata, “Junia, waktu kita kencan buta, kamu juga tanya aku bisa, nggak. Meskipun kamu nggak bermaksud ke arah situ, kamu tanya aku bisa di depan seorang pria. Pertanyaanmu itu sangat gampang buat orang salah paham dan memikirkan hal yang nggak-nggak.” “Sekarang kamu tanya lagi aku homo atau bukan. Kalau aku bilang bukan, kamu bakal percaya? Kalau aku biarkan kamu coba dulu, apakah kamu bakal merasa aku sedang bertindak mesum?”
9.55.5M vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 212.7K veces como pertanyaan saat ta'aruf
Show Reviews (863)
Leer
+Biblioteca
Mawar Merah
cerita ini alur ceritanya bagus,aq jg suka,tokoh dalam bacaan Olivea dan Stefen bkn penasaran,tapi sayang tdk biaa langsung baca,hrs beli koin,padahal gk tau caranya bagai manacaranya bisa baca tanpa hrs beli koin,smg apa yg kuhatapkan dikabulkan,jadi bisa baca ceritanya gak terputus bs sampai akhir
Sumarni Wati
ceritanya menarik sekali cuma harus beli koin terus mahal.. saya sudah habis lebih dari 1 juta belum selesai juga novelnya.. alangkah lebih baik jika konsumen dikasih reward yang lebih besar karena sudah setia mengikuti good novel. biar tambah banyak pelanggan setia nya... semangat penulis..good job
Read All Reviews
Ketika Ibuku Menikah Lagi

Ketika Ibuku Menikah Lagi

Aku langsung menoleh mendengar pertanyaannya. "Apa maksud, Tuan? Dulu kami masih begitu polos. Mana tau apa itu cinta," jawabku jujur. "Sekarang kan sudah mulai beranjak remaja. Apa sekarang sudah tau?" Lagi-lagi Tuan Raihan bertanya sesuatu yang membuat keningku mengernyit. "Ti-tidak, Tuan. Saya tidak tau." Aku menjawab sambil menunduk. Risih sekaligus malu dengan pertanyaan semacam itu. Entahlah. Kenapa Tuan Raihan menjadi aneh seperti ini.
1017.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 386 veces como pertanyaan saat ta'aruf
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
123456
...
9
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status