Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GODAAN CANTIKNYA PELAKOR

GODAAN CANTIKNYA PELAKOR

Aku masih menatapnya remeh lalu mencari handphone milikku. “Pelacur itu sudah kublokir. Tapi, dengan nomor lain ia mengirimiku foto tentang caramu memberinya peringatan!” hardikku keras sambil menunjukkan foto memalukan itu. Reno terkejut. Mukanya merah padam. “I-Itu…,” ujarnya gugup, gelagapan.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai pesan untuk pelakor
Baca
+Pustaka
PELAKOR BERKELAS

PELAKOR BERKELAS

"Anda bahkan kerap kali membuat saya lembur tanpa ampun." "Sebab aku ingin lebih lama bersamamu." "Pak, saya ini seorang pelakor lho, Pak." "Lalu, kenapa?" "Bukankah wajar kalau Anda menginginkan perempuan lain yang lebih baik dan juga memiliki masa lalu yang bersih?" Selama sesaat Adam terdiam. Dia lalu mencengkeram pinggul Angel, mengangkatnya, lalu mendudukkan perempuan itu sehingga kini mereka berhadapan.
1042.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai pesan untuk pelakor
Tampilkan Ulasan (27)
Baca
+Pustaka
Rae_1243
Kakak-kakak, Bagi yang sebelumnya sudah memasukkan cerita ini ke Pustaka, bisa dihapus dulu baru ditambahkan lagi, ya. Sebab saya melakukan revisi cerita beberapa hari lalu dan baru akan update setelah buku dihapus dulu dari Pustaka. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Salam sayang, Rae
NURUL LAILI MUFIDA
nama kamu bagus ke (keisha nadhira putri) nnti klo udah tobat jangan pake nama keke yah lebih bagus klo pake nama putri atau dhira, mudah"an namamu sebagus sifat kamu kedepannya, kamu suka adam yg sok cool dan sombong, awas loh nnti pas keynan udah mode mundur kamu baru nyesel
Baca Semua Ulasan
Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku

Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku

Aku melotot padanya. "Hmm ... sayangnya istri orang," gumamnya. Andai kamu tahu yang sebenarnya, Rief. Perjalanan terasa begitu lama. Aku sudah tidak sabar bertemu si pelakor dan mantan suamiku itu. Semoga saja mereka tidak pingsan saja nanti. Bersiaplah kalian mendapat kejutan dariku.
9.31.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56.3K kali sebagai pesan untuk pelakor
Tampilkan Ulasan (319)
Baca
+Pustaka
amelia skincare
bagus sekali alurnya, membuat waktu senggang sy terisi dengan baik dan seru banget. makin penasaran tp terputus2 karna update nya agak lama. mungkin masih sibuk, dan emg butuh waktu juga. saya memaklumi
Neng Khazanah Marda
buku ini payah kalau modelnya bersambung2 begini lg seru2 baca hrs kejeda, sudah semangat mau tamatin baca sampai ikut langganan biar g cape beli2 koin eh malah bikin kezel haha... g seruuu lah ayooo dong update jgn setengah2 biar cepet tamat bisa baca yg lain skrg malas baca judul2 lain mau tamat!!
Baca Semua Ulasan
Aku Bukan Pelakor

Aku Bukan Pelakor

Lagipula sebutan ‘Pelakor’ itu lebih pantas di sematkan pada diri Clara sendiri, karena dialah orang yang sudah merebut Mas Tio dariku, bukan aku yang merebutnya dari dia. “Dengar Clara, kalau kamu ingin membuat keributan di rumah ini. Maka kamu akan menyesal!” geramku sambil menatap wanita yang da di depanku dengan tatapan tajam, “Dan, satu lagi! Aku bukan pelakor seperti yang kamu dan keluargamu tuduhkan kepadaku! Kamulah PELAKOR yang sesungguhnya, Clara! Kamulah orang yang sudah merebut Mas Tio dariku, dan itu dengan cara kotor!” lanjutku. “Andaraaa!!!” geram Clara.
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai pesan untuk pelakor
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Pelakor

Dendam Sang Pelakor

tanya Dara yang memulai sandiwaranya dengan senyuman palsu di wajahnya. "Setiap kali melihatmu, aku sangat menyesal. Seharusnya aku tidak meninggalkanmu kala itu, harusnya, aku tidak menyia-nyiakan wanita sebaik kamu. Sekarang, justru kamu yang disebut pelakor oleh Maya," ucap Rendra sembari mengusap rambut dara dengan perlahan dan lembut. "Sudahlah, kamu tidak perlu memikirkan hal itu, yang penting, kamu harus bahagia, baik ada atau tidaknya aku, aku hanya ingin kamu selalu bahagia, Mas." Dara tersenyum menanggapi pria itu.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai pesan untuk pelakor
Baca
+Pustaka
Orderan Kue Untuk Hari Pertunangan Suamiku

Orderan Kue Untuk Hari Pertunangan Suamiku

Sementara itu tanpa sepengetahuan kedua mempelai, di pelaminan ini telah terpasang microphone, jadi semua yang kami perbincangkan dapat di dengarkan seisi ruangan. "Jadi kamu nggak malu gitu kalau jadi pelakor?!" tanyaku. "Hahaha kenapa harus malu? Pelakor itu sebenarnya tak pernah ada, yang benar adalah kita hidup manusia hanya menjalani takdir yang di berikan oleh Tuhan. Dan ketahuilah Dita, takdirmu sebagai orang kaya telah usai, karena kamupun telah menceraikan Wisnu! Kasihan sekali kamu sekarang menjadi gembel!" ucap Raisa sambil tersenyum mengejek kepadaku.
10281.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.8K kali sebagai pesan untuk pelakor
Tampilkan Ulasan (56)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Pesan Mesra Untuk Suamiku

Pesan Mesra Untuk Suamiku

Ucap Aamir memberikan selamat. "Perkataan yang sama bisa kubalikkan padamu." Langit memeluk Aamir. Begitu juga dengan Sinar yang memberikan ucapan. "Kita kasih ucapan dulu pada mereka," bisik Arkan menyadarkan Aluna. Aluna mengangguk. Keempatnya berjalan dan memberikan selamat pada pengantin baru.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai pesan untuk pelakor
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Pelakor

Balas Dendam Sang Pelakor

Rion membuka pesan yang masuk ke dalam ponselnya, ada salah satu pesan masuk dari sang istri. [Rion, aku mendengar kau sedang melakukan pertemuan dengan Arsen. Hubungi aku kalau sudah selesai, aku baru saja selesai bertemu dengan temanku di kota yang sama denganmu. Ayo berlibur di sini sampai besok. Sudah lama kita tidak berlibur bersama, aku merindukanmu.] “Jira memang di sini ternyata,” ucap Rion setelah membalas pesan tersebut.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai pesan untuk pelakor
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Sang Pelakor

Hasrat Terlarang Sang Pelakor

Ia melipat pakaian yang sudah kering, matanya menatap tajam ke arah Sri di sampingnya. "Bibi mah cuma ngingetin, Neng kan masih muda, cantik. Banyak kok laki-laki yang pasti mau sama Sri. Jangan sampai tergoda sama suami orang. Engke disebut pelakor," lanjut Bi Minah, kalimat terakhirnya terdengar seperti peringatan yang tegas. (Nanti disebut perebut laki orang).
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai pesan untuk pelakor
Baca
+Pustaka
Aku Pelakor?

Aku Pelakor?

Hanya saja, aku yang semula duduk di tempat utama, yang mewakili posisiku sebagai Ibu, ditendang dan digantikan oleh orang lain untuk duduk di kursi tersebut. Di atas panggung, pembawa acara dengan penuh semangat menceritakan kisah cinta putraku dan menantuku. Jimmy Zulfikar dan Liana Wendar duduk di kursi yang mewakili "ayah" dan "ibu". Mereka mendengarkan dengan senyuman di wajah mereka dan saling melirik satu sama lain dari waktu ke waktu. Mata Liana berkaca-kaca dan dia menggenggam tangan Jimmy erat-erat.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai pesan untuk pelakor
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status