Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kultivator Inti Semesta

Kultivator Inti Semesta

Aturannya sederhana, dan risiko ditanggung masing-masing. Setiap kata dari Surgawi kedelapan seolah membawa energi pembuka yang langsung menembus mentalitas para pengamat. Tidak ada ruang bagi protes atau penawaran. Semua yang hadir tahu, mereka berada di bawah hukum Paviliun Surgawi. Dan hukum itu mutlak. “Aku memilih yang itu!” Seorang pria paruh baya dengan pedang di punggungnya menunjuk salah satu batu. Kemudian, dia mengeluarkan tujuh puluh juta batu Ilahi kelas unggul.
9229.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.0K kali sebagai pesugihan islami tanpa tumbal
Tampilkan Ulasan (107)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Belakangan kita akan menyebutnya dengan sebutan peyoratif sebagai abangan. Kelompok Ketiga adalah kelompok pedagang dan para Haji yang sebenarnya relatif terbebas dari sistem Tanam Paksa ini yang secara umum lebih berperan sebagai penyedia ketersediaan cash-money atas sistem pembayaran dan sistem denda politik tanam (juga dimainkan oleh pedagang China dan India dalam kadar lain), yang semakin hari akan terbarui “ortodoksi” pemahaman keagamaannya (setelah kepulangan hajinya) seiring kemunculan Reformasi dan Modernisme Islam di semenanjung Arab. Sering disebut sebagai putihan.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai pesugihan islami tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
Petaka Rumah Bekas Pesugihan

Petaka Rumah Bekas Pesugihan

Wajahnya pun masih tampak pucat. "Apa tidak sebaiknya Bu Jihan pindah saja dari tempat ini. Rumah ini sudah dipenuhi dengan aura negatif." ucap Pak Yusuf. Lukman menghembuskan nafas panjang lalu bertanya, "Apa tidak ada jalan lain Pak?" "Ada. Namun, mungkin agak sedikit sulit karena inti permasalahannya ada dirumah ini. Rumah ini dulu adalah tempat untuk melakukan pesugihan."
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai pesugihan islami tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
Pesugihan Tumbal Nyai

Pesugihan Tumbal Nyai

tegasnya. Aku terdiam sejenak, melirik Mas Darman yang hanya membisu menatap lurus ke depan. Apa dia kurang yakin dengan jalan yang akan kita ambil saat ini? aku tertunduk, jika memang dia tidak yakin ini semua tidak akan berjalan baik, pikirku. "Memang syaratnya apa, Ki?" tanya Mas Darman. "Banyak, dan salah satunya adalah tumbal yang harus kalian berikan. Termasuk nyawa dari seseorang yang kalian sayangi. Apa kalian sanggup?"
48.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai pesugihan islami tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

Yuda menoleh ke arah Sekar yang sudah masuk lebih dulu, kemudian menatap kepada Pak Parlin. "Om, apakah ritual pemujaan itu akan kita lakukan malam ini?" tanya Yuda. Pak Parlin menolah, "Tentu saja, malam ini kita akan melakukan ritual pesugihan itu!" ucap lelaki itu. "Kita sudah memberikan 2 tumbal dan kita akan menjadikan kedua teman-temanmu yang berada di dalam pondok itu sebagai tumbal selanjutnya, agar kita semakin kaya tentunya. Hahaha ....!" Pak Parlin mengakhiri kalimatnya dengan tawa puas.
1026.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 972 kali sebagai pesugihan islami tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
Pesugihan Nyi Kukun Peliharaan

Pesugihan Nyi Kukun Peliharaan

Leha merasa bingung. “Kenapa tahlilan tetap diadakan, padahal kalau benar mereka anti dengan ibadah… semua ini terasa janggal,” bisik Leha pada dirinya sendiri. Pikirannya bercabang, di antara rasa curiga dan keinginan untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi. Dalam hatinya, Leha bersumpah untuk tidak menyerah. “Aku nggak boleh kalah dengan makhluk seperti itu. Allah menciptakan manusia lebih sempurna,” katanya, semakin yakin.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai pesugihan islami tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
Pergi Jadi TKW Pulang Jadi Sultanah

Pergi Jadi TKW Pulang Jadi Sultanah

Dalam keadaan panik karena meninggalkan bayi Ismail yang menangis kehausan pula. “Kita kembali ke depan ka’bah untuk beristirahat sambil menunggu Subuh. Oh iya sebelumnya kita minum air zamzam dulu, jangan lupa panjatkan doa terbaik kalian,” Sayid Umar berucap setelah kami selesai tahalul alias mencukur rambut tanda selesai proses umroh.
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 791 kali sebagai pesugihan islami tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
Godaan Jin Dasim

Godaan Jin Dasim

Ridwan terkejut. Mbah Darmo terkekeh mengejek. “Tapi …” “Kau ‘tak perlu khawatir, pesugihan ini tidak memakai Tumbal saat kau menggunakannya.” Ridwan menghela nafas lega. ‘Pesugihan tanpa tumbal? Apakah ada?’ monolognya dalam hati. “Ada, nama pesugihannya pasak bumi. Kau hanya perlu menanam pasak itu di tempat usahamu.”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai pesugihan islami tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
ISTRI TANPA NAFKAH BATIN

ISTRI TANPA NAFKAH BATIN

"Tante Fatma juga ikut melakukan ritual yang yang disarankan Ki Candra, Mel. Jadi, apa yang terjadi padanya. Itu bukan sihir dariku, tapi karena kesalahan Tante Fatma sendiri yang tidak memberikan tumbal." "Tumbal?" "Iya, setiap permintaan pada Ki Candra, dia minta tumbal, janin bayi. Aku bisa selamat karena aku memberikan tumbal." "Astaghfirullah, siapa yang kamu tumbalkan? anak kamu kah? berarti anak kamu itu bukan keguguran biasa?"
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai pesugihan islami tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
Istri Penebus Utang Kesayangan Pewaris

Istri Penebus Utang Kesayangan Pewaris

Tapi Hilbram segera mencegahnya. “Tunggu, kalau tidak percaya aku browsingkan hukumnya di laman web pencarian!” Hilbram tidak mau melihat istrinya kesusahan. “Tidak benar mencari hukum agama di internet, tanya itu pada ustad!” Ayesha tidak menyetujui. “Oh, kamu benar! Aku akan telpon Taher agar menyambungkanku dengan seorang ustad.” Hilbram dengan segera mengangkat ponselnya da menghubungi Taher.
1027.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pesugihan islami tanpa tumbal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status