Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pinangan Jutawan Berkedok Seniman

Pinangan Jutawan Berkedok Seniman

“Ini ruangan musik. Den Mas sengaja ingin punya satu ruangan khusus untuk menyalurkan bakat dan hobi bermusiknya.” Aku berjalan ke tengah lalu menyentuh sebuah medium grand piano hitam yang masih mulus. Penutup atasnya bertuliskan ... "Lois's Fazioli Piano." “Masih ada piano dan gitar saja, Mbak. Den Mas belum punya waktu membeli alat musik yang lain. Kalau piano ini sudah lama dibeli dan biasanya ditaruh di rumah Eyangnya.” "Berarti Lois bisa bermain piano?"
1094.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai piano no mori
Tampilkan Ulasan (43)
Baca
+Pustaka
Redmi 9A
bodoh jadi liliyah..pergi lah ke luar negeri..buat hidup mapan seperti lubis..biar nggak ingat lubis selalu..kembali jakarta dgn kesuksesan..tunjukkan pada lubis dan romonya..hubungan dgn ishak lagi..tambah menjauh lubis nanti..krn lubis pasti suruh orang untuk pantau liliyah
Haniocta_
Wah, Semoga Lilyah mendapatkan kebahagiaanya ya walaupun harus nikah karena terpaksa. Dan semoga Lois mencintai dan menyayangi Lilyah. Keren banget thor ceritanya. Semangat terus ya buat kakak authornya (^_^)
Baca Semua Ulasan
MENGASUH TUAN MUDA BRENGSEK!

MENGASUH TUAN MUDA BRENGSEK!

Perlahan musik itu semakin laju dan menyuruhku untuk mendekat ke arah Edmund. Aku menarik bangku tersebut dan duduk di depan Edmund. Dia hanya menyesap wine bening itu dan menarik dasinya berkali-kali, dan melepas kancing jas. "Itu musik Lumeire dari Stephan Moccio." Aku hanya mengangkat alisku dan mengangguk, yang Edmund maksud adalah alunan piano tersebut. Musik piano semakin membuatku merasa dingin dan panas. Dingin karena cuaca malam, dan panas karena berada di sekeliing Edmund.
1014.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 435 kali sebagai piano no mori
Baca
+Pustaka
Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Ada kerumunan orang di depan yang tampak sedang memperhatikan sesuatu. Naomi menyelip ke tengah kerumunan, lalu melihat seorang pria berkarisma yang memakai kacamata berbingkai emas sedang memainkan piano. Setelah lagu selesai dimainkan, semua orang di sekitar memberikan tepuk tangan. "Lagu apa kamu mainkan tadi?" tanya seseorang di tengah kerumunan. Sebelum pemain piano itu sempat menjawab, Naomi mendahuluinya dengan menjawab, "'Keheningan Malam'."
9.33.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135.0K kali sebagai piano no mori
Tampilkan Ulasan (857)
Baca
+Pustaka
rincut
nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike
Siti Saodah
cerita yang sangat luar biasa ,menarik sekali untuk dibaca kelanjutannya ,penasaran dengan tokoh Claire Adhitama dan anak anaknya ,hasil perjuangan nya selama ini akan kah berhasil mempertahankan perusahaan ibunya ? dan ,penasaran juga dengan cerita cinta nya yg sudah membesarkan ketiga anaknya ???
Baca Semua Ulasan
PERNIKAHAN DIBALUT KEBENCIAN

PERNIKAHAN DIBALUT KEBENCIAN

Dia menarik nafasnya sebentar dan mulai menekan tuts-tuts piano di depannya. "Wowww... ini lagu kesukaanku. Chopin - Nocturne op.9 No.2. Bagus sekali dia mainnya!" pekik Susan tak percaya. "Chopin?! Oh ya?!" seru Adit tambah bingung. Pengasuhnya itu sudah beberapa bulan bekerja dengannya... tapi tak pernah dia bercerita tentang keahliannya yang satu ini. Masalahnya dia juga punya piano di rumahnya untuk Moza belajar. Tapi tak pernah sekalipun pengasuhnya itu menyentuhnya.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai piano no mori
Baca
+Pustaka
Suamiku yang Perkasa

Suamiku yang Perkasa

Sambil melambaikan tangannya, ia lalu mendistorsi udara di depannya dan sebuah piano ungu lalu muncul tepat di hadapannya. Ngiiing! Suara tangisan burung phoenix bisa terdengar begitu piano muncul. Mata semua orang tertuju pada piano tersebut. Keadaan pun benar-benar menjadi sunyi. Piano itu seluruhnya berwarna ungu dan memiliki ukiran dua burung phoenix emas yang hidup di atasnya. Itu adalah Piano Fuxi.
8.57.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172.8K kali sebagai piano no mori
Tampilkan Ulasan (2480)
Baca
+Pustaka
Natalie
Kok bisa yang istri2 Darryl setiap melahirkan bukanlah anak biologis Darryl dan selalu anak dari orang lain. Darryl kena Karma setelah menghamili Monica dan kena Karma. Sekarang Lady Denise istri melahirkan anak hasil perzinaan dengan pelayan. Alih2 dapat hadiah istri Lord Kenny sbg permintaan maaf.
Raka Abqary
blm jg kelar 1 msalah muncul 5 mslah scra brsmaan..jdinya bingung mw di bwa kmna arah tjuan crtanya.jg daril sprtinya gk prnh fokus sma tjuannya,ap dia pelupa atau teledor?trllu asyik sma dunia sndri,shingga mudah lupa sma ap yg hrs dia lkukan sblmnya.crtanya jg trllu mmberatkn daril,gk ad hri tnang
Baca Semua Ulasan
No One

No One

tanya Cia tiba-tiba "ada,,," ucap Clara dengan nada lesu "Siapa?" tanya Cia. Jujur aku juga penasaran, siapa yang berhasil keluar dari ruangan gelap ini? "namanya Farhan" ucap Clara. Seketika aku membeku begitupula denga Cia. "Farhan? Farhan Rezawan?" tanyaku pada Clara "iya, dia adalah pacarku" sahut Clara dengan nada sendu
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai piano no mori
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi untuk balas dendam

Reinkarnasi untuk balas dendam

Tiba- tiba dia mendengar suara merdu, seseorang sedang bermain piano dan lagu ini sangat familiar baginya. Semakin dia mendengar suara piano yang dimainkan, semakin banyak nada itu semakin akrab baginya. Joya ingat lagu ini yang dia tulis untuk album Ming Yu belum lama ini. Nada piano terdengar seperti nada lagu khusus.
1042.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai piano no mori
Baca
+Pustaka
Dapatkan Mansion di Awal

Dapatkan Mansion di Awal

Saat suara piano yang merdu mengalun, seorang pria tua naik ke atas panggung. Seketika, semua orang di aula berubah ekspresi. Para peserta yang melihatnya menjadi merah padam karena kegembiraan. Bahkan Tuan Zhong dan Li Hongyi pun tidak terkecuali. Orang ini adalah legenda hidup. Seorang grandmaster piano. Sosok di balik penyelenggaraan kompetisi internasional ini. Namanya adalah— Grandmaster Griffin. "Ding—" Sebuah nada tunggal mengalun dari piano.
1013.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 418 kali sebagai piano no mori
Baca
+Pustaka
Putri Palsu Jadi Pewaris

Putri Palsu Jadi Pewaris

“Pantesan Kavita stres berat.” Sementara itu, Genzio tetap diam. Tatapannya tajam mengamati Pak Mochtar, seolah sedang mencoba memahami isi kepala pria itu. Tanpa diduga, Pak Mochtar kembali berbicara dengan tatapan lurus ke depan. “Saya nggak membenci musik. Anda mungkin tau, saya sendiri adalah Maestro Piano kelas dunia.” Semua orang terdiam. Sedangkan Ms. Donna mengangguk.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai piano no mori
Baca
+Pustaka
Simfoni Tanpa Nada

Simfoni Tanpa Nada

tanya Aditya. Harjo mengangguk, melangkah mendekat. “Dia menghabiskan berjam-jam di sini, menciptakan melodi yang tidak bisa dimengerti oleh orang biasa. Setelah dia pergi, kami meninggalkan piano ini, seolah-olah menyimpan sisa-sisa ingatannya di tempat ini.” Aditya menatap piano itu lagi. “Apa Anda tahu tentang partitur yang ditinggalkan di sini? ’Simfoni No. 8.’?”
943 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai piano no mori
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status