Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan
Tangannya yang bebas tidak tinggal diam; dia memanipulasi klitoris Nia dengan ibu jarinya, memberikan rangsangan ganda yang mematikan.
"Arka... Arka, aku..." Napas Nia mulai putus-putus. Tubuhnya melengkung, bokongnya secara naluriah menekan ke belakang, mencari gesekan lebih.
"Lepaskan, Nia. Jangan ditahan," bisik Arka, menggigit kecil daun telinga Nia.
Kombinasi dari rasa penuh di dalam, pijatan Arka di titik sensitifnya, dan aroma maskulin suaminya membuat Nia tidak bisa bertahan lama. Gelombang orgasme itu datang dengan cepat dan dahsyat.