SETELAH TALAK TIGA
Aku menoleh cepat, kemudian mengangguk demi melihat sabit itu muncul di wajahnya, aku meraih garpu dengan kikuk, menyuap pasta mengunyahnya dengan sejuta rasa.
———
Selesai makan siang, aku pamit kembali ke ruangan, Pak Abi menahanku guna memberi satu map laporan.
"Ini data perusahaan PT. Angkasa, silakan kamu pelajari karna kita akan meeting dengan mereka besok," Aku membuka map itu, lantas mengangguk pelan.
"Hanin, kamu tau itu perusahaan siapa?" tanya Pak Abi, aku mengangguk, ini perusahaan keluarga Kiara, itu bukan masalah besar, sama sekali tak berpengaruh untukku.
Bab Populer