Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Keturunan 100 kg

Keturunan 100 kg

Budi Mae
Lahir di tengah-tengah keluarga sederhana, dengan sepuluh bersaudara sungguh sangat memprihatinkan. Terlebih, aku adalah wanita sendiri yang merupakan anak sulung Bunda. Ngenesnya, berat badan yang tidak normal membuat aku dijuluki keluarga yang masuk jajaran keturunan seratus kilogram
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai pohon keluarga sederhana
Baca
+Pustaka
Salah Paham yang Terlambat Untuk Diluruskan

Salah Paham yang Terlambat Untuk Diluruskan

Pada hari ulang tahunku yang ke-12, saat Ayah dan Ibu sedang membawaku ke taman hiburan, terjadi kecelakaan mobil akibat rem blong. Kakakku, yang merupakan pemimpin mafia, menimpakan seluruh kesalahan atas kematian orang tua kami kepadaku. Dia benar-benar membenciku, tetapi memanjakan adikku yang dua tahun lebih muda dariku, Elvara, seolah dia adalah harta paling berharga. Bahkan setelah aku meninggal, jantungku pun diambil dan dipindahkannya ke tubuh Elvara. Aku tidak akan pernah melupakan saat penyakitku kambuh dan aku pergi mencarinya untuk meminta pertolongan. Tatapan mata Kakak saat itu dipenuhi rasa muak dan kebencian. "Kirana, apa ada yang benar-benar jujur dari semua perkataanmu? Memangnya seru ya pura-pura sakit terus setiap hari? Aku sudah muak sama kebohonganmu!" Namun sesaat kemudian, dia berbalik dan berbicara dengan lembut kepada Elvara, "Jangan takut, donor jantung akan segera ditemukan. Kakak nggak akan membiarkanmu mati!" Belakangan, ketika Kakak melihat tubuhku yang telah hancur tak berbentuk, dia pun benar-benar runtuh.
12.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 467 kali sebagai pohon keluarga sederhana
Baca
+Pustaka
Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Hari orang tuaku bercerai, hujan turun deras. Ada dua surat perjanjian di atas meja. Satu untuk ikut bersama ayah yang gila judi dan berutang di wilayah Kota Tua. Satu lagi untuk ikut ibu yang menikah lagi dengan pengusaha kaya ke daerah pesisir. Di kehidupan sebelumnya, adikku menangis tersedu-sedu karena ingin ikut ibu, sementara aku diam-diam mengemas koper untuk mengikuti ayah. Kemudian, ayah berhenti berjudi dan menjadi orang kaya baru karena uang ganti rugi lahan. Dia benar-benar memanjakan aku. Sedangkan adikku justru diabaikan di rumah ayah tirinya dan dilarang keluar rumah, hingga akhirnya dia meninggal karena depresi. Saat mengulang waktu kembali, adikku tiba-tiba merebut rokok dari tangan ayah dan memeluknya erat-erat seolah tidak mau melepaskannya. "Kak, aku kasihan sama ayah. Kamu pergi aja ke sana buat hidup enak, biar aku yang kasih nasib baik ini buat kamu." Ayah terpana sejenak, lalu dengan perasaan lega mengusap kepala adikku. Aku tidak mengatakan apa pun, lalu mengambil tiket kendaraan ke daerah pesisir itu. Tapi, dia tidak tahu kalau di kehidupan sebelumnya ayah bisa berhenti berjudi. Itu karena aku yang menderita tumor otak ini rela bekerja sampai muntah darah demi melunasi utangnya. Pakai nyawaku sendiri baru bisa membuat dia bertobat.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai pohon keluarga sederhana
Baca
+Pustaka
Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

Warisan Kuno: Kembalinya sang Pewaris Blurb: Seorang anak laki-laki bernama Arka terpisah dari keluarganya yang merupakan salah satu keluarga terkaya di negeri itu sejak usianya baru menginjak empat tahun. Perselisihan dalam keluarga menyebabkan ia disingkirkan secara diam-diam, hingga akhirnya diasuh oleh keluarga sederhana di sebuah desa terpencil. Namun, keluarga angkatnya bukanlah keluarga biasa—mereka adalah keturunan terakhir dari klan kuno yang menguasai seni bela diri tingkat tinggi, ilmu kultivasi yang mendalam, dan pengetahuan kedokteran yang luar biasa. Di bawah bimbingan mereka, Arka tumbuh menjadi pemuda yang cerdas dan tangguh, menguasai teknik-teknik bertarung yang hanya diketahui segelintir orang di dunia. Tanpa mengetahui asal-usulnya yang sebenarnya, ia menjalani hidup sederhana, hingga suatu hari takdir membawanya kembali ke dunia yang telah lama meninggalkannya.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai pohon keluarga sederhana
Baca
+Pustaka
Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Pada hari pernikahan kami, ayahnya Kevin bunuh diri di kamar kami dengan meninggalkan wasiat berisi tuduhan bahwa aku yang telah membunuhnya. Sejak itu, Kevin sangat membenciku. Dia berkata, “Laras Pradipta, kamu seharusnya hidup sengsara untuk menebus semua dosamu.” Sesuai keinginannya, kemudian hari aku menjadi gelandangan tanpa rumah. Aku kehilangan akal sehat sekaligus suaraku. Hidupku bahkan tak lebih baik dari seekor anjing. Namun, dia malah menyesal.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai pohon keluarga sederhana
Baca
+Pustaka
Suamiku dan Selingkuhannya

Suamiku dan Selingkuhannya

Tiga hari setelah satu bulanan anakku, suamiku, Raka, mengatakan bahwa dia harus melakukan perjalanan dinas. Dia meninggalkanku, membuatku menjaga anak kami sendirian. Tiga hari kemudian, aku baru sampai rumah sakit dan melihat teman masa kecil suamiku yang bernama Indah mengunggah foto keluarga. Dia juga menambahkan tulisan di bawah foto yang dia unggah. "Foto liburan bahagia kami bertiga sekeluarga." Aku terkejut saat melihat Raka tersenyum lebar dalam foto itu, jadi aku menuliskan komentar tanda tanya. Dalam hitungan detik, Raka menelepon dengan nada menuduh. "Dia ibu tunggal, aku merasa kasihan karena nggak ada laki-laki yang menjaganya. Aku cuma nemenin dia foto saja, kenapa reaksimu berlebihan sekali?" Malamnya, Indah kembali memamerkan foto kalung emas. "Setelah mengambil foto keluarga, dia maksa ngasih aku kalung emas." Aku tahu bahwa Raka membeli ini agar Indah tidak marah. Namun, kali ini aku berniat meninggalkannya.
11.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai pohon keluarga sederhana
Baca
+Pustaka
Sistem Yang Memberiku Keadilan

Sistem Yang Memberiku Keadilan

Ketika aku kembali ke Keluarga Virera sebagai anak perempuan mereka yang telah lama hilang, aku malah mengenakan pakaian bekas adik angkatku, dan sopir keluarga hanya datang untuk menjemputnya. Namun, mereka justru merasa bersalah terhadap anak perempuan yang telah mereka besarkan selama ketidakhadiranku. Jadi, ketika pemerintah meluncurkan Sistem Perlakuan Adil, mereka mendaftarkan seluruh keluarga sebelum aku sempat menyadarinya. Ayahku menghela napas lega. "Sistem ini akan menegakkan keadilan yang tidak bisa diganggu gugat, dan Bianca tidak akan pernah menderita lagi." Ibu menggenggam tanganku, suaranya tidak memberi ruang untuk bantahan. "Kau kembali ke rumah ini dan mencuri semua yang sudah menjadi miliknya. Itu tidak adil buat Bianca." Kakakku bahkan tidak berusaha menyembunyikan rasa jijiknya. "Aku hanya mengakui satu adik. Kau sudah mendapatkan lebih dari yang pantas kau terima. Jangan coba-coba berulah." Aku menyantap makanan sisa, sementara dia memiliki koki pribadi. Aku berkeringat tinggal di dalam gudang, sementara dia tidur di kamar yang dirancang khusus. Aku hampir tertawa. Ketika Sistem tersebut mulai beroperasi, justru merekalah yang hancur berantakan.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai pohon keluarga sederhana
Baca
+Pustaka
Jahatnya Pacar Kakakku

Jahatnya Pacar Kakakku

Aku membuat janji pergi ke festival musik bersama sahabatku. Tapi kekasih kakakku mengunciku di toilet. "Anak gadis zaman sekarang nggak punya malu. Merasa nggak berdosa menggoda pacar orang lain!" "Aku akan memberimu pelajaran hari ini. Orang tuamu sendiri gagal mendidikmu, jadi biar kubantu mereka!" Dia tidak mendengarkan penjelasanku dan menyiramkan air pel toilet dari atas kepalaku. Dia menamparku di depan umum, melucuti pakaianku, dan menggunakan solder panas untuk menuliskan kata-kata "Simpanan Murahan" di tubuhku. Saat kakakku tiba, wajahku tidak dapat dikenali lagi karena parahnya siksaan mereka. "Calvin, tolong dengarkan penjelasanku. Sumpah, kukira dia cuma "adik ketemu besar", bukan adik kandungmu!"
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai pohon keluarga sederhana
Baca
+Pustaka
Angin Malam Menyadarkannya

Angin Malam Menyadarkannya

Setelah menjalin hubungan selama enam tahun, tepat ketika Bella Lesmana bersiap menikah dengan Martin Praba, adik kandungnya yang telah hilang selama dua puluh tahun akhirnya ditemukan kembali. Bella berusaha sekuat tenaga untuk menebus semua kehilangan dan penderitaan sang adik, tetapi Raisa Lesmana sama sekali tidak tergerak. Dia bahkan memfitnah Bella sebagai wanita pencemburu, merebut kasih sayang kedua orang tua mereka, dan diam-diam mengincar tunangan kakaknya sendiri. Semua orang mulai memihak Raisa dan berdiri di sisi berlawanan dengan Bella. Bahkan Martin pun ikut membujuknya, "Dia sebentar lagi bakal menikah ke Keluarga Daryata. Sudah seharusnya kita kasih kompensasi buat dia." Karena itu, Martin menemani Raisa mengambil foto keluarga, membelikan kalung edisi terbatas yang seharusnya menjadi milik Bella, bahkan meninggalkannya seorang diri di jalanan terpencil hingga hampir menjadi santapan kawanan serigala. Meski sudah sampai sejauh itu, Martin masih merasa dirinya berutang pada Raisa. Baru pada hari pernikahan, Martin mengetahui bahwa orang yang akan menikah ke Keluarga Daryata bukanlah Raisa, melainkan Bella. Martin mengejar dan berusaha mati-matian menghentikan iring-iringan pengantin, tetapi tetap tidak mampu membuatnya menoleh sekali pun.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai pohon keluarga sederhana
Baca
+Pustaka
Karma Dibalik Kematian Palsu Suamiku

Karma Dibalik Kematian Palsu Suamiku

Di kehidupan sebelumnya, suami dan ibu mertuaku jatuh dari tebing saat memetik jamur di gunung. Aku yang sedang hamil besar mendengar kabar buruk itu langsung pingsan. Karena tak bisa menerima kenyataan, aku melahirkan bayi secara prematur. Setelah beberapa hari koma, seorang tetangga memberitahuku bahwa bayiku kemungkinan tidak selamat dan memintaku untuk melihatnya untuk terakhir kali. Jenazah suami dan ibu mertuaku juga tak ditemukan. Setahun kemudian, keluarga mertuaku mendapat ganti rugi dari proyek pembebasan lahan. Namun, aku yang makan sayuran liar, malah keracunan herbisida dan mendekati ajal. Di saat-saat terakhirku, aku melihat ibu mertua dan suamiku muncul di hadapanku. "Akhirnya kami berhasil menyingkirkanmu. Sekarang menantu dan cucuku bisa masuk ke rumah ini dengan sah." Jane, anak tetangga kami berdiri di sebelah ibu mertuaku, dengan seorang anak laki-laki kecil.
8.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai pohon keluarga sederhana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1314151617
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status