Pemuas Hasrat Liar Tuan Mudaku
“Jangan sampai ada yang terlewatkan!”
“Siap!” jawab mereka serempak.
“Ah, shit!” umpat Bryan. Umpatannya itu terdengar di telinga kedua polisi tadi.
“Kenapa, Pak? Panik? Hehe.”
“Ini tidak lucu ya, Pak.”
“Yang bilang lucu siapa, Pak? Tidak ada kok.”
Bryan membaca nama polisi itu yang tertulis di seragamnya. “Cihh. Awas saja kau, Roni. Biasanya orang yang menjengkelkan itu kuburannya dipenuhi kencing kucing,” ucap Bryan asal-asalan.