Tania Saka
gumam Tanka lirih, sesaat sebelum langkahnya terhenti di depan tiga pria berseragam polisi tersebut.
"Selamat siang, Pak!" Tanka menyapa seraya memberikan senyuman termanisnya, berusaha menutupi kegelisahan yang sedari tadi belum jua terkendali.
"Siang! Apakah anda yang bernama Tanka?" Salah satu polisi yang berbadan gempal bertanya pada Tanka.
"Iya, saya sendiri, ada apa ya, Pak?"
Pak Polisi yang berkumis tebal mengambil selembar foto dan memberikannya pada Tanka.