Cintya Persusuan Di Balik Tahta
Syukurlah, syukurlah, permaisuri adalah selir yang paling disayangi kaisar, jadi dia pun segera beranjak dan mengenakan pakaiannya.
Aku kira Pangeran Surowi akan melanjutkan, tapi ternyata kaisar membawanya pergi juga.
"Aku tahu apa yang kamu pikirkan, jangan bicarakan apa yang tak perlu dibicarakan," ujarnya padaku.
Setibanya di rumah susu, aku terbaring lemas di ranjang seolah-olah jiwaku telah dirampas.
Meskipun tidak sampai langkah terakhir, mengingat penghinaan yang kualami malam ini, aku hanya bisa menangis terisak di atas ranjang.
Hot Chapters