Hajatan Tetangga
Dasar kepo sejati.
Aku masuk rumah ternyata suami sudah selesai bertelepon dengan si Elsa itu.
"Pah, dari sekian banyak pengacara kenapa harus pengacara wanita, Pah, gak ada yang laki-laki lagi kah?" tanyaku pada suami.
Suami malah tertawa, lalu mencubit pipiku pelan. Eh, apa maksudnya ini, suami koq tiba-tiba romantis?
"Papah mandi dulu, ya, sayang," kata suami terus mencium keningku dan menyambar handuk yang sedari tadi ku pergunakan menutup kepala.