Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mas Duda itu Mantan Kekasihku

Mas Duda itu Mantan Kekasihku

“Karena Ayahmu terlalu istimewa. Dia selalu ada bersamamu, Nak.” Dia menggeleng dengan cepat. “Hari ini ada tugas membuat sebuah puisi dengan tema Ayah. Katakan padaku, Bu. Apa yang harus ku tulis?” Aku menggigit bibir bawahku mendengarnya. “Biar nanti Ibu beritahu di rumah. Sekarang Hira tidur siang dulu ya? Ibu harus kembali bekerja.” “Oke Bu.” Setelah panggilan terputus aku segera mengambil tisu menghapus air mataku. Setelahnya aku membayar soto pesananku.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 201 Times as puisi singkat ibu
Read
+Library
Tujuh Perkara Sang Ibu Sambung

Tujuh Perkara Sang Ibu Sambung

"Aku adalah seorang ibu dan aku harus memikirkan perasaan anak-anakku." Sarah berdecak. "Kamu benar-benar gila." Next.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as puisi singkat ibu
Read
+Library
AKU BUKAN SEORANG PELACUR

AKU BUKAN SEORANG PELACUR

Jemarinya menyentuh ke punggung tanganku. Aku menarik napas. Tenggelam dalam tatap matanya, dan hanyut di antara nada rendahnya. Seolah musik sebelum tidur yang terdengar merdu dan sopan untuk merangkai jutaan mimpi indah, pun seperti puisi cantik tanpa penghujung, sebelum pada akhirnya harus kuakui bagaimana kini aku sedang merasakan kasih sayang seorang ibu lagi setelah sekian lama. “Iya, saya mau, Bu.” [] POMME, 2022.09.08.
4.6K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as puisi singkat ibu
Read
+Library
Bintang Kecil Di Hati Ibu

Bintang Kecil Di Hati Ibu

“Kita akan lakukan yang terbaik, Ibu. Terima kasih telah berusaha.” Aira tersenyum tipis, matanya basah oleh air mata yang hampir jatuh. "Ini belum selesai. Melati akan baik-baik saja." Di balik senyum tipis itu, Aira tahu satu hal: ia akan berjuang sekuat tenaga untuk anaknya. Tidak ada yang bisa menghentikan perjuangannya.
777 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as puisi singkat ibu
Read
+Library
Suami Idaman

Suami Idaman

“Siapa yang kangen? Ih, Mama ini!” Ibunya tertawa pelan. “Nak, kalau sayang, kenapa harus sembunyi? Suamimu itu bukan lawan perang. Kalau kangen, bilang. Kalau butuh, peluk. Hidup terlalu singkat buat gengsi.” Aya terdiam. Kata-kata ibunya masuk begitu dalam. Tapi lidahnya masih kelu, dan hatinya masih sibuk menepis perasaannya sendiri.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as puisi singkat ibu
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

kata Haidar. "Haruslah, buat kuat cepet gede trus Adik bisa ikut melindungi Agik cewek," sahut Ciara. "Secantik Mentari," kata Haidar. "Siapa? Anak kita nanti?" "Ibunya, anaknya juga entar," jawab Haidar. "Itu kan, puisi Ocyang untuk Isbay. Coba dihafalin, mampu gak?" "Wuoo, mampulah Sayang. Kita duduk dulu di samping Ibu ya Kak."
105.0K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as puisi singkat ibu
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Terpaksa Menikah dengan Paman Mantan

Terpaksa Menikah dengan Paman Mantan

****** Hanya petikan kata untuk para ibu. Dear Ibu, apa kabar? Kerinduan itu memuncak lagi, lewat berbagai mimpi. Pada yang telah memberi kasih sayang, yang tak pernah menampakkan kelelahan, yang selalu menungguku menyiapkan berbagai makanan. Kadang sampai terlelap, masih dengan bola mata terkantuk-kantuk menunggu kedatangan ku pulang ke rumah karena kegiatan.
1018.8K viewsCompletedAdded to Library 675 Times as puisi singkat ibu
Read
+Library
Segalanya untukmu ibu

Segalanya untukmu ibu

"KENAPA KALIAN SEMUA DIEM? ZAHRA TANYA EMANGNYA KENAPA KALAU ZAHRA ANAK HARAM?! Zahra diam sejenak, lalu menggenggam tangan ibunya dengan sayang. Sudah berkali-kali Zahra menahan air matanya agar tidak keluar, sudah berkali-kali ia menghapus air matanya, apalagi dihadapan ibunya sendiri. Zahra memang tidak mau menunjukkan rasa kesedihannya pada ibunya. Tapi kali ini, ia benar-benar sakit hati atas ejekan mereka, sehingga ia menangis di depan ibunya sendiri. "Kalian boleh hina Zahra, tapi jangan ibu Zahra! hiks...." Zahra diam sejenak, ia melihat ibunya yang sedang joget-joget tidak jelas. "Walaupun ibu Zahra udah gak waras, tapi Zahra tetep sayang. Karena apa? KARENA IBU ZAHRA UDAH NGELAHIRI
102.4K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as puisi singkat ibu
Read
+Library
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

"Terimakasih. Kamu masih mengingat semuanya dengan sangat baik." Kali ini aku memandangnya dengan tajam. Ingin kusampaikan sebait puisi padanya, tapi lidahku kelu. Tuhan.. Semua ingatan tentangnya Tersusun rapi dalam lobus hatiku Menghujam kuat tak tergoyahkan Aku ingin membakar singgasana hatiku Agar ia tak lagi bertahta di sana Ponselku bergetar. Panggilan masuk dari ibu.
109.3K viewsCompletedAdded to Library 336 Times as puisi singkat ibu
Show Reviews (10)
Read
+Library
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Read All Reviews
Kisah Gadis Pemburu Uang dan Lelaki Sholih

Kisah Gadis Pemburu Uang dan Lelaki Sholih

“Yo memang, kamu harusnya sering berterima kasih sama ibumu ini yang sudah melahirkanmu ke dunia. Kalau nggak ada ibumu ini, kamu nggak mungkin lahir ke dunia.” Jleb! Rasanya seolah-olah belati menggores kulitnya. Perih sekaligus terharu dengan kalimat yang terlontar dari bibir tipis sang ibu. Ibu. Yah, seorang wanita yang tidak pernah habis untuk dibahas dari zaman ke zaman. Nama ibu memang sangat harum yang tidak bisa diibaratkan oleh apapun. “Aku kok jadinya mau nangis ya, Bu.”
2.8K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as puisi singkat ibu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status