Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

PUISI SATIR TENTANG YANG LUKA DIA TERBANG TAPI TAK PUNYA SAYAP KARENA DEMIKIAN SEKARANG IA SUDAH MERAYAP SAYANGNYA IA TIDAK MERAYAP SESUAI TEMPAT SEHINGGA DEDAUNANNYA ITU JATUH TERLEBIH DAHULU SEBELUM DIRAPAT JIKA DEDAUNANNYA SUDAH RUNTUH APALAH DAYA SEBUAH BUAH YANG TIDAK MEMPUNYAI ALAT FOTOSINTESIS SEBAGAI RUMAH YANG MEMBERINYA BUTUH TENTU BUAH ITU TAK JADI SEGAR TENTU BUNGA ITU TAK JADI MEKAR MEMANG SEBUAH KEJAHATAN TIDAK AKAN LARI DARI PENANGKAPAN MEMANG YANG BAIK ITU AKAN SELALU MENDAPATKAN CELAH KEMENANGAN
103.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 108 Beses bilang puisi tentang bumi
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Kelam hari adalah rasa Manusia suci sungguh tiada Kecuali dia sang Baginda Padanya kita meminta Tentang dunia yang nanti fana Akhirnya, manusialah pencinta Agar sampai kepadanya Akhirnya kami menuliskan lagi puisi pada sebuah tembok yang belum tertulisi, atau tiada gambar di sana. Mei tidak bertanya soal arti, atau maksud mungkin, yang tertuang dalam puisiku tadi. Jika bertanya, aku akan menjelaskan kepadanya bahwa, “Aku juga tidak tahu!”
8.99.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 245 Beses bilang puisi tentang bumi
Read
+Library
Maju Mundur Kena Duda Anak Satu

Maju Mundur Kena Duda Anak Satu

tanya Jiya sambil menatap Bumi penuh perhatian karena merasa sedikit bersalah dan khawatir jikalau Bumi kelaparan karena dirinya yang ketiduran. "Sudah," jawab Bumi dengan malas. "Kapan?" tanya Jiya yang penasaran. "Tadi," jawab Bumi singkat. "Siapa yang mengambilkan makananmu?" "Aku ini sudah besar, aku bisa mengambil makanan sendiri," jawab Bumi lalu menutupi matanya menggunakan bantal.
1010.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 279 Beses bilang puisi tentang bumi
Read
+Library
Dia yang Terluka

Dia yang Terluka

Tetapi yang tidak kalah mengherankan bagi Bia adalah kata-kata yang Bumi ucapkan, biasanya rayuan gombal yang terucap menyatakan jika tidak bisa tidur karena sedang memikirkan sang kekasih bukannya sedang menjadi obyek yang dipikirkan. "Mungkin Kak Bumi yang sedang memikirkan Bia, makanya tidak bisa tidur," sangkal Bia. Masih saja ada gengsi di hati Bia untuk menunjukkan betapa dalam perasaannya kepada Bumi. Bumi pun tertawa mendengar sanggahan dari Bia, tetapi tak lama kemudian suasana menjadi hening setelah Bumi menghentikan tawanya. Bia pun tampak bingung untuk memulai pembicaraan di antara mereka.
9.5560.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 15.7K Beses bilang puisi tentang bumi
Ipakita ang mga Review (71)
Read
+Library
Saraswati
saya belum baca sampai banyak, tapi iseng2 liat judul masing2 bab, koq ada cerita ttg hanna juga, sy pikir di sini tokoh utamanya keluarga nadia, tp hanna sebagai tmn nadia ternyata juga punya porsi cerita sendiri... :)
Henny Djayadi
Saya ucapkan banyak2 terima kasih kepada sobat reader yang telah menyempatkan berkunjung dan membaca cerita ini. Mohon dukungannya, vote serta komentar yang bisa membantu performa dan promosi cerita pertama saya di Goodnovel ini.
Basahin ang Lahat ng Review
Sang Naga Bumi

Sang Naga Bumi

Angin dingin menusuk tulang Salju yang murni menutupi bumi Sungai timur mengalir tenang Tebing utara tersembunyi Ini adalah akhir tahun, salju turun dengan lebat. Sebagian besar tanah di bumi Xiang tertupi salju tebal. Di hutan kematian, tanah sudah tertutup oleh salju tebal. Tetesan darah meninggalkan jejak yang kontras di atas salju berwarna putih.
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 56 Beses bilang puisi tentang bumi
Read
+Library
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

"Aku akan mendaki sampai ke puncak, dan semua gunung akan tampak kecil di bawah!" Setiap puisi yang dibacakan diiringi oleh paduan suara langit dan bumi, dengan sosok-sosok ilusi abadi dan Buddha yang tak terhitung jumlahnya menari dan memberi isyarat dengan liar, benar-benar terpesona. Kekuatan dahsyat ini menyapu delapan gurun tandus dan mengguncang seluruh alam! Semangat sastra yang luas dan mendalam terpancar darinya!
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang puisi tentang bumi
Read
+Library
In Relationship

In Relationship

Di lubuk hati ini. Namun, sepertinya kamu benar ingin ini berhenti. Bukti? Kamu bahkan sudah jauh berlari, meski tahu aku masih di sini. Berdiri seorang diri, dikeliling ramai asing dalam sepi. Bumi, takdir yang menyebalkan. Sebuah puisi tercipta begitu saja dalam kepalanya. Seolah puisi itu memang untuk Tristan, puisi tentang bagaimana Tristan meninggalkan dirinya.
87.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 210 Beses bilang puisi tentang bumi
Read
+Library
Jerat Cinta Sang Langit

Jerat Cinta Sang Langit

kata Langit lirih. Tak tega ia melihat Bumi seperti ini, pasti ada sesuatu yang menyakitkan. Disentuhnya punggung Bumi perlahan, ditepuknya pelan sekali, menenangkan. Kemudian dipeluknya makin erat. Pelan tapi pasti, tangisan Bumi berkurang. Dibelainya rambut legam Bumi mulai dari kening, ke bawah. Dikecupnya pucuk kening itu beberapa kali.
1015.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 343 Beses bilang puisi tentang bumi
Read
+Library
Menikahi Pria Lumpuh

Menikahi Pria Lumpuh

Aku, biarlah seperti bumi. Menopang meski diinjak, memberi meski dihujani, diam meski dipanasi. Sampai akhirnya kau sadar, kalau aku hancur... kau juga. (Fiersa Besari) *** Satu tahun kemudian....
84.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 89 Beses bilang puisi tentang bumi
Read
+Library
MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

Kinan mencoba tersenyum, meski bibirnya terasa kaku seperti plastik. ​"Tapi dia mirip Bumi, Bu," lanjut Bumi dengan nada datar yang mengerikan. "Mata dia kayak mata Bumi. Dia bilang... dia bilang Bumi harus benci Ibu karena Ibu yang bikin dia dikurung di sana. Siapa dia, Bu? Di mana Ayah Bumi yang asli?"
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 34 Beses bilang puisi tentang bumi
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status