Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

“Papa dan Mama sering mengatakan mesti mencintai negara. Kenapa kita mesti mencintai tanah air kita? Karena dengan adanya negara, kita baru bisa memiliki rumah! Intinya, mencintai tanah air adalah tanggung jawab dan tugas kita! Mencintai negara sama saja mencintai keluarga kita sendiri dan mencintai saudara kita sendiri!” “Caden, kamu mesti ingat, dengan kuatnya tanah air kita, rakyat baru bisa ikut kuat. Dengan makmurnya tanah air kita, rakyat baru bisa ikut makmur. Dengan amannya negara kita, rakyat juga baru bisa menjadi aman!”
9.51.0M viewsCompletedAdded to Library 27.0K Times as puisi tentang tanah air
Show Reviews (177)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

Hati terbisu, merindu yang tiada Rindu itu bagai bunga yang layu Di taman hati yang sepi dan sunyi Kucoba menyusun kata-kata indah Namun tetap saja, rindu tak terucap Seiring waktu berlalu tanpa henti Kerinduan ini semakin terukir dalam jiwa Oh, ribuan pagi yang menyelinap Seperti embun pagi yang merindu matahari (Puisi karya Swonos) Seusai menuliskannya Zahira pun tergugu, ia tidak tahan ingin bertemu dan memeluk Hasan, ia sangat merindukannya. Tapi ia juga tak ingin merengek pada suaminya untuk segera pulang, ia tidak mau menghalangi Hasan mengejar cita-citanya. Ia tidak mau tangisannya kelak akan memberatkan langkah suaminya di medan perang. Bagaimana pun ia ingin menjadi istri yang baik
106.1K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as puisi tentang tanah air
Read
+Library
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

“Dulu aku takut kamu tumbuh terlalu keras, karena aku tidak bisa memberimu rumah yang lembut.” “Tapi kamu memilih jadi tanah yang bisa menumbuhkan siapa pun—termasuk dirimu sendiri.” “Kalau kamu pergi, jangan takut tidak punya tempat pulang. Karena ibu bukan rumah yang kamu tinggalkan. Ibu adalah tanah yang kamu bawa diam-diam di bawah kakimu, agar kamu tak lupa dari mana langkahmu dimulai.” “Terbanglah, Nara. Tapi tetap pegang napasmu sendiri.”
101.8K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as puisi tentang tanah air
Read
+Library
Saat Aku Melahirkan Kau Tak Ada, Saat Aku Pergi Kau Menangis

Saat Aku Melahirkan Kau Tak Ada, Saat Aku Pergi Kau Menangis

Semuanya perlahan menghancurkan kepercayaannya terhadap dunia ini. Amara menunduk. "Temanku buat acara barbeku di Alam Liar dan ajak aku ikut. Setelah aku datang, aku melihat Aurel dan Reiner bernyanyi bersama, menyanyikan lagu cinta. Lagu lama yang sangat manis. Judulnya Biarkan Aku Bernyanyi untukmu." "Oh ya, saat itu banyak orang merekam video dan mengunggahnya ke internet. Kalau kamu nggak percaya, sekarang juga aku bisa mencarikannya untukmu."
1042.0K viewsOngoingAdded to Library 1.0K Times as puisi tentang tanah air
Read
+Library
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

Menghukum udara untuk memeluk siapapun yang berada di atasnya. Sebatang pena melukiskan keaadaan yang menguak berjuta kenangan. Langkah yang terhenti lebih menarik perhatian. Dengan izin Tuhan, air mata penantian kian saling berjatuhan. Tertopang kembali tubuh yang condong ke tanah yang penuh duri. Setelah kepalan-kepalan asap hitam pergi menyelimuti mentari. Tetesan hujan yang membasahi bumi yang telah memporak-porandakan kegaduhan hingga membuat hati sepi. Bagai kota yang telah mati. Buku-buku dengan puisi yang sangat gila. Hancur seketika usai kehilangan goresan-goresan cinta yang terjatuh dari tetesan tinta hingga malam berpesta mengunjungi mimpi gadis jelita.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as puisi tentang tanah air
Read
+Library
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

Fabi'ayyi ala i rabbikuma tukazziban Maka nikmat manakah yang kamu dustakan? 29. Yas'alahuman fis-samawati wal-ard kulla yaumin jiwa fisya'n Apa yang di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukkan. 30. Fabi'ayyi ala i rabbikuma tukazziban Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? 31. Sanafruqu lakum ayyuhas-saqalan
9.4121.3K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as puisi tentang tanah air
Read
+Library
VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

Semilir angin membawa kabar Pada setiap bulir embun di antara dedaunan. Rindu ini menggema seirama dendang alam kehidupan. Kau bunga yang mewangi tertanam indah di taman hati. Kau nama yang selalu kusenandungkan. Kau wajah yang kulukis di kanvas hatiku Berwarna jingga penghuni jiwa.] Mas Fais ini mau bilang otewe ke sini saja pakai puisi aku jadi ge-er.
10146.9K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as puisi tentang tanah air
Read
+Library
Broken Vessel

Broken Vessel

Berkat sihir pengeras suara, suara Layla yang berpidato terdengar jelas walau aku berdiri dengan jarak ratusan meter darinya. " ... orang-orang yang tidak menghormati serta membenci bangsa dan negara tempat kelahirannya boleh disebut sebagai penghianat. "Dengan adanya rakyat yang mencintai tanah airnya maka negara akan aman dari berbagai macam gangguan yang datang baik dari dalam maupun dari luar negara. "Kita sebagai warga negara jangan hanya berpangku tangan, bergeraklah! Jika bukan kita yang mencintai negeri ini, lalu siapa lagi?" tutur Layla dengan lancar dan bersemangat.
109.3K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as puisi tentang tanah air
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
105.0K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as puisi tentang tanah air
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

REDAM Oleh: Pesona Senja Aku pernah menggenggam api, perlahan membakar diri sendiri Aku pernah menggenggam air, lupa bahwa tak mungkin Aku pernah melukis bayang, makin kecil lalu hilang Aku pernah tulus mencinta, tanpa tau arah menyerah Apa kau peduli? Tidak! Kamu pernah menggapi bulan, untuk pintaku
106.1K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as puisi tentang tanah air
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status