Terjebak Cinta Kakak Tiri
Ia menggenggam cangkir di tangannya sedikit lebih erat, seolah memegang harapan yang tidak boleh pecah.
**
Malam menjelang, Jasmin menulis lagi di buku catatannya. Kali ini tulisannya singkat:
“Rindu itu seperti benang yang halus tapi kuat. Bisa saja kita menjauh, tapi benang itu akan selalu menarik kita kembali.”
Ia menutup buku itu dan memeluknya. Dalam hati, ia tahu benang itu sedang menariknya—pelan, tapi pasti—ke arah satu pintu yang sudah terlalu lama ia bayangkan.