Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PULANG DARI RANTAU

PULANG DARI RANTAU

“Ya Rabb … andai dengan semua kesusahan ini bisa membersihkan dosa-dosa kami di masa lalu, mampukan aku untuk iklhas ….” Sekilas terbayang gelimang kemewahan empat tahun silam yang didapatkan dengan lonjakkan-lonjakkan mengejutkan. Hidup yang dari miskin tiba-tiba menjadi kaya ketika dipersunting seorang Baskara. Hidup yang rasanya nyaris sempurna. Senyum Mas Baska, pelukan hangat dan segalanya tiba-tiba membayang begitu saja. “Mas … aku kangen … pulanglah … aku butuh kamu.”
9.835.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 933 kali sebagai pulang pulang ganteng
Baca
+Pustaka
Hasrat Terpendam Majikanku

Hasrat Terpendam Majikanku

Bagai Kupu-Kupu yang berterbangan di dalam perut, kembali rasa menggelitik yang menyenangkan itu datang. Beda, ya kalau gombalan orang yang ganteng beneran, sama yang ngaku ganteng tapi cuma berani jemput cepet depan gang, eh. Kami sama-sama terdiam. Sibuk bergelut dengan pikiran masing-masing. Masih di tempat yang sama sembari menikmati indahnya bangunan Taj Mahal yang sejarahnya sudah sangat melegenda. "Bang."
107.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai pulang pulang ganteng
Baca
+Pustaka
SUAMIKU BUKAN SUAMIMU

SUAMIKU BUKAN SUAMIMU

"] balasku. [ Maaf ya, kalau aku ganggu. Nisya alhamdulilah sudah mendingan. Panasnya sudah mulai turun. Tapi masih lemas.] [ Enggak ganggu, kok. Syukurlah kalau begitu. Mudah-mudahan cepat pulih dan bisa segera pulang] [ Aamiin. Makasih doanya. Besok aku juga pulang. Suami Anita besok pulang dari luar kota soalnya.] [Oh, iya] [Kok gitu doang?] [ Terus gimana lagi?] Aku bingung membalas apa. [Ya, enggak, sih. Aku mau buru-buru pulang. Aku sudah kangen lihat pemandangan setiap pagi yang indah.] balasnya.
1033.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 864 kali sebagai pulang pulang ganteng
Baca
+Pustaka
Anakku Pulang Tanpa Nyawa

Anakku Pulang Tanpa Nyawa

"Kamu enggak pulang, Nak?" "Pulang? Emangnya kenapa? Ada apa?" Mila balik bertanya? "Apa kemarin Sarah gak nelepon kamu, Nak?" tanya suamiku lagi. "Enggak Pak, emangnya ada apa? Bapak sama Ibu butuh uang? Apa kalian sakit?" "Enggak, bukan begitu Nak, tapi kata Sarah kamu sedang dalam perjalanan pulang ." Mila diam sebentar.
1055.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai pulang pulang ganteng
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

"Ah, yang saya dengar hanya rumor. Dia mantan istri dari 'menantu sampah' yang tidak becus yang pernah bekerja di gudang Anda, bukan? Saya minta maaf. Saya tidak berurusan dengan orang orang yang berurusan dengan sampah." Kata kata Aruna menusuk Kinanti lebih dalam daripada pisau, karena itu adalah kalimat yang dibuat Arya untuk menghinanya. Wajah Kinanti memerah, matanya berkaca kaca. "Mari kita pergi, Sayang," kata Arya, kembali ke mode posesifnya. Ia merangkul pinggang Aruna erat-erat, seolah menunjukkan betapa remehnya Kinanti. "Jangan buang waktu kita pada kenangan yang tidak relevan."
10854 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai pulang pulang ganteng
Baca
+Pustaka
KAPAN AYAH PULANG

KAPAN AYAH PULANG

KAPAN AYAH PULANG? BAB KE : 31 LEMPARARAN FAIZ BIKIN KO BANG KALIT POV : TINA "Apa melotot!? Nantang saya, kamu, ya?!" Bentak Bang Kalit penuh emosi, mungkin karena menyukaiku yang suka menantang. Tidak hanya matanya yang melotot, tapi wajahnya kini juga memerah. Membuat aku semakin kesal dan perut ini terasa penuh.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 404 kali sebagai pulang pulang ganteng
Baca
+Pustaka
Possessive Wife

Possessive Wife

Aku menggeliat, ku balikkan badan, ku lirik dia yang kini sudah memelukku dari belakang. "Kok pulang? Ngapain pulang? Ga usah pulang to, kan sudah enak tinggal disana, sampai lupa sama istri." Aku tersadar, kalau aku itu harus marah, tidak boleh terpengaruh bujik rayunya, biar tahu rasa. Enak saja, pulang-pulang malah sok-sok romantis tanpa perasaan bersalah sedikitpun. "Kangen bunda dong," jawabnya santai.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai pulang pulang ganteng
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

“Tidak akan sayang, aku akan segera menyelesaikan pekerjaanku lalu aku akan pulang dan bersamamu sampai kau persalinan.” “Manis sekali kata katamu.” “Biarkan kata kataku saja yang manis asalkan jangan kamu sayang.” “Kenapa?” “kamu itu sudah manis jika di tambah dengan omonganmu yang manis juga nanti kasihan gula tidak mempunyai peran lagi.” “Ha ha ha sejak kapan kau menajadi pintar gombal seperti ini suami?” “Aku bukan sedang menggombal tetapi memujimu.”
1033.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pulang pulang ganteng
Baca
+Pustaka
PULANG KAMPUNG

PULANG KAMPUNG

Sesakit dan sekecewa apapun dia, tetap saja tak mengubah kadar cinta pada anak-anaknya, meski mereka sudah berumah tangga. 💕💕💕 Semua berkumpul lagi di rumah ini. Mbak Sinta, Mila dan Mas Angga. Kali ini hanya Mas Angga yang tak membawa keluarga kecilnya. Tak ingin membuang-buang waktu, aku pun memulai obrolan. "Kemarin Gala sama Gina pulang sambil nangis. Mereka bilang kalau Mbak Sinta nuduh aku begini begitu. Benar, Mbak?"
10101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai pulang pulang ganteng
Baca
+Pustaka
Mas Ganteng

Mas Ganteng

Suara Gerta terdengar manja dan menggemaskan. “Boleh. Kamu mau minta beli apa lagi?” “Di dekat kedai kopi kesukaan kamu itu kan ada penjual waffle, kamu mampir belikan aku itu, ya.” “Udah, cuma itu aja?” “Ada lagi, sih.” Gerta terdengar tergelak malu-malu. “Apa?” “Cepet pulang, aku kangen,” jawab Gerta yang langsung mematikan panggilan karena malu.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai pulang pulang ganteng
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status