Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Home

Home

"Halo, Mas? Kenapa?" ["Mahasiswaku ada yang jual cheesecake. Aku barusan ditawarin. Lima belas ribuan."] Runalla mengerjap berulang kali. Dia mendekatkan wajah pada wajah Vivi tanpa berhenti mengelus tubuhnya. Dia kemudian bertanya, "Hmm, terus kenapa?"
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 324 Times as queried
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Pucuk dicinta ulam pun tiba, sebuah mobil dengan kilapan terang memasuki halaman rumah. Tepat di depan Joi, Baskara keluar dari mobil. Tak lepas kaca mata hitam dari pandangan Joi terhadap Baskara. Fantastik! "Gimana? Lo masih mau bilang mercedes benz palsu?" Tak menghiraukan, Joi jalan mendekati mobil. Kilapannya seolah membuat Joi terjerumus pada keserakahan. Ia mengelus bagian depan mobil. Lalu beralih atensi ke Baskara. "Lo ini sebenernya siapa, sih?"
7.52.9K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as queried
Read
+Library
DIA

DIA

jawab Anulika seraya mengedikkan bahunya. "Oh ya waktu ini juga ada pegawai di sekolah juga tanya-tanya soal Ayah sama Bunda lho. Tapi Mas nggak bilang apa-apa. Mas jawab aja nggak tahu, tanya Pak Eric aja. Gitu Mas bilangnya," timpal Adyatama. Davka dan ketiga orang dewasa lainnya saling pandang mendengar perkataan Adyatama. Firasatnya mengatakan ada sesuatu entah apa itu tetapi semoga saja semuanya baik-baik saja.
109.3K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as queried
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710oursthus6bole
Sean memberikan pertanyaan menuntut pada Kesya tanpa memberikan sedikit waktu untuk berpikir. Kesya menggeram tertahan, kepalanya menjadi terasa sakit dengan pertanyaan menuntut yang dilontarkan Sean. Dengan memasang senyum lemah Kesya menolehkan kepala ke arah Sean. "Kepala... sakit sekali." Kesya berujar dengan nada lemah namun, ekor matanya bergerak untuk melihat seorang lelaki berjas sedang berdiri di ambang pintu dengan ekspresi datar.
9.911.2K viewsCompletedAdded to Library 324 Times as queried
Read
+Library
TRUST

TRUST

tukasnya. Helena terdiam. Dia merasa ada yang tak beres. Ia menoleh pada rekan kerjanya yang sedang sibuk di meja kerjanya, seolah tak peduli dan tak mendengar percekapan dua wanita tersebut. “Juan, bisa kau cari tahu mengenai adiknya Celine ini? Aku punya perasaan tak enak.” Juan mengangguk. Dengan cekatan ia menelpon salah satu anak buahnya.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as queried
Read
+Library
Choice

Choice

“Nyari apa?” “Akun medsos orang.” “Siapa?” “Bu Maya. Zahra.” Ray menekan nama-nama yang sama. Tapi tak ada yang menunjukkan wajah mereka. “Kamu bikin akun f******k?” “Nggak, aku lihat dari akun Helen. Aku cari dari tadi nggak ada. Apa memang nggak punya, ya?” “Kangen sama mereka, lama nggak ketemu. Mereka kayak hilang ditelan bumi. Nomor juga udah nggak aktif lagi.”
102.1K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as queried
Read
+Library
YOU

YOU

Begitu Aluna sudah mendapatkan kontak salah satu kakak tingkatnya, gadis itu bergegas menghubungi kak Rara dan menjelaskan titik permasalahan yang tengah ia hadapi. “Eh by the way, kalian udah pada ngerjain tugas resume yang buat screening nanti?” Keyara bertanya kepada ketiga sahabatnya. “Udah dong.” “Gue juga udah.” “Lo udah belom, Lun?” “Udah juga gue.” Balas Aluna tanpa mengalihkan focus pandangannya dari layar smartphone. ***
2.4K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as queried
Read
+Library
WHERE

WHERE

Sharon Addeline liesourser
Tanya Cindy menebak. Sharon tertawa kaku dan akhirnya ia menatap Cindy dengan serius. “Aku hanya ingin bertanya soal Margareth.” “Margareth?” “kamu kenal?” Sharon sangat berharap kali ini. Tapi sayangnya Cindy menggelengkan kepalanya. "Aku enggak kenal.” Sharon menghembuskan nafas frustasi. Bisa saja ia tidak mencari tahu tentang ini semua. Tapi, ini terasa sangat janggal jika hanya didiamkan.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as queried
Read
+Library
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

jawab Safira tenang, melipat kedua tangannya di depan dada. "Kau senang?" tanya Safira dengan dingin. Mendapat pertanyaan yang ambigu membuat Alfa menjadi tidak tenang, namun dia harus bersikap tenang. "Maksudmu apa bertanya seperti itu?" tanya Alfa balik dengan tak kalah dinginnya. "Kau senang kan, para teroris ini di hukum mati?"
106.8K viewsOngoingAdded to Library 217 Times as queried
Read
+Library
QUALM

QUALM

"Entah sudah berapa tahun tidak ada lagi yang mengingatkan hal seperti itu." "Sebagai sesuatu yang sudah kamu beli, aku ada hak bukan untuk memperhatikan kesehatan majikanku?" tanya Shira dengan penekanan di akhir kalimat. "Terdengar bagus, aku suka." Senyuman penuh arti muncul dari bibir tipis Ken. "Aku mau teh saja," lanjut lelaki itu sambil menatap lekat istrinya. "Kamu nggak punya gula batu?" Shira berjinjit, berusaha mencari letak pemberi rasa manis di rak dapur.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as queried
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status