Puncak Benua
ucap Maye dengan jijik.
"Bukankah itu adil? Dia menantangku, aku memberikan syarat, di mana salahnya?" ucap Qibo santai, ekspresi puas memenuhi wajahnya.
"Aku akan membayar taruhannya," kata Maye.
"Hahaha ... apakah begitu syarat yang kuminta? Dia harus menggunakan kristalnya sendiri, itu baru laki-laki yang tidak bersembunyi di balik punggung perempuan," ujar Qibo tertawa.