Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

“Kamu ketawa, kan? Aku lihat tuh, pipi kamu membulat, lucu.” “Enggak.” Aurelie menggeleng keras, meskipun matanya berbinar. Shaquelle mengambil remote kecil di dashboard, mematikan lagu. “Damai,” katanya, mengisyaratkan mobil yang sekarang sunyi lagi. Tapi damai itu… malah bikin canggung lain. Karena sekarang cuma suara napas. Dan jantung yang terasa terlalu keras detaknya.
1039.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai quietly
Baca
+Pustaka
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

Lalu tanpa berkata apa-apa lagi, ia kembali mengalihkan pandangannya ke langit. Hening. Hanya ada suara angin yang meniup ranting-ranting kecil dan desiran dedaunan yang berbisik di antara ketenangan. Alana ikut menyandarkan tubuhnya ke pagar, mengikuti arah pandangan Alfa. “Kadang gue mikir,” kata Alfa tiba-tiba, suaranya nyaris tenggelam di antara suara angin. Alana menoleh, sedikit terkejut mendengar nada suaranya yang terdengar lebih… reflektif.
819 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai quietly
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

Tawa kecil terdengar halus. Sedangkan Baskara berdecak. "Diem!" Cewek itu pasang wajah pura-pura marah. "Eh, harusnya gue yang ngomong gitu! Gue yang dilecehin kok lo yang marah?" Membuat Baskara tambah khawatir. Lucu sekali anak itu, benar-benar masih baru. "Joi, gue ... gue minta maaf. Gue gatau, gatau harus apa. Gue beneran minta maaf, semalam itu bukan gue, sumpah bukan gue."
7.52.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai quietly
Baca
+Pustaka
Hate You To The Bone

Hate You To The Bone

Mobil hitam itu melambat di ujung jalan. Silvi tidak menoleh. Tapi ia tahu suara mesin itu bahkan suara pintunya saat terbuka. Semuanya terlalu familiar untuk diabaikan. Silvi mendengarkan langkah kaki Julian yang semakin mendekat. Pelan. Tidak tergesa. Kemudian berhenti di dekat dirinya. “Silvi.” Suara itu lembut. Tidak marah. Tidak menyalahkan. Hanya memanggil, seolah Julian baru saja menemukan anak kecil yang tersesat di pusat perbelanjaan.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai quietly
Baca
+Pustaka
WRONG TURN

WRONG TURN

Pria pertama jatuh ke belakang dengan bunyi yang pelan dan matanya menatap ke langit yang abu-abu dan beku dengan kosong, sementara darah yang segar dan hangat mengalir dari dahinya. "Jangan kumohon, aku -" BAM. Itu sebenarnya bukan suara 'bam' yang sesungguhnya, lebih seperti suara gebukan yang kecil karena aku menggunakan silencer agar tidak terlalu banyak menarik perhatian.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 449 kali sebagai quietly
Baca
+Pustaka
Dalam Diamku

Dalam Diamku

Pov Miranda "Dog dog dog" Bu Merry menggedor pintu kamarku dengan keras, menyadarkan aku dari lamunan. "Miranda, keluar cepat! Turunkan barang-barang belanjaan dimobil" Aku tergaket dan segera bangkit dari ranjang secara hati-hati agar Mahesa tak ikut bangun, lalu keluar sesuai instruksi Bu Merry. "Enak sekali yah siang-siang begini dikamar, tidur kamu Mir?"
8.544.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 896 kali sebagai quietly
Baca
+Pustaka
Mencintai dalam Diam

Mencintai dalam Diam

Dengan tenang, dia membalas pesan itu. "Baik, selamat bersenang-senang."
27.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 979 kali sebagai quietly
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status