Dituduh Mandul
Aku terkejut karena baru satu kali dering sudah diangkat, dulu saat aku menelepon mas Yuda, mau berapa kalipun aku nelpon gak pernah diangkat, sudah beruntung kalau dia membalas teleponku dengan pesan menyakitkan kalau aku jangan mengganggunya yang sedang bekerja.
“Ada apa?” suara khas dan tegas dari ujung telepon langsung menyapa telingaku.
“Mmm, boleh aku minta alamatmu?” meski aku ragu, tapi aku gak mungkin juga mengirimkan sertifikat itu ke tempat Donna. Aku berpikir, karena aku membeli menggunakan uang Zack, wajar saja aku meminta alamatnya, itu juga merupakan bukti kalau aku menggunakan uang yang dia berikan dengan benar.
Capítulos em Alta