Tuan Muda Posesif
Tuhan, tolong biarkan kita bahagia bersama hingga maut memisahkan kita.
"Kenapa menangis, hm?" tanyanya lembut seraya mengusap air mataku.
"Aku sangat mencintaimu, kamu juga jangan pernah meninggalkanku," sahutku seraya terisak.
"Tidak akan," sahutnya seraya tersenyum. "Tapi, apakah kamu tidak bosan memiliki suami posesif sepertiku ini, hm?"
"Tidak, aku sangat mencintaimu, sampai kapan pun akan selalu mencintaimu, Deffin Wirata, suamiku, dari dulu kamu adalah tuan muda posesif kesayanganku."
Hot Chapters