Perpisahan di Suhu Minus Lima Belas Derajat
Malam sebelum keberangkatan, Marcel me-mention namaku di grup.
[Coba cek tiket pesawatmu, deh.]
Aku membuka detail pesanan. Statusnya menunjukkan tiket sudah dibatalkan.
Waktu pembatalannya tiga hari yang lalu.
Belum sempat aku mengetik balasan, pesan-pesan di grup langsung bermunculan satu demi satu.
Vania: [Aku taruhan sama Marcel, kamu bakal cek tiket sebelum berangkat atau nggak. Aku yakin kamu nggak bakal cek. Eh, dia malah nyuruh kamu cek sendiri. Curang!]
Marcel: [Udah, deh. Toh, kamu tetap kalah. Buktinya, dia baru sadar sekarang. Buruan pesan ulang sana. Cuma nggak bisa duduk bareng lagi aja.]
Mereka mengobrol dengan begitu riangnya.
Sama persis seperti taruhan yang mereka buat wakt