Kembalinya Istri Sah sang CEO
Namun, rak buku itu sama sekali tidak bergerak, tidak peduli seberapa kuat dia mendorong.
Mata Ronald yang tajam seperti elang memindai setiap pajangan di rak buku. Akhirnya, tatapannya tertuju pada sebuah patung yang diukir dengan tulisan “Ren”. Ronald mengulurkan tangan, hendak memutar patung itu. Tiba-tiba, dia melihat rak buku di depannya terpisah bagian kiri dan kanan, seperti sebuah pintu yang terbuka.
Seorang dokter berjas putih keluar dari dalam dan berkata, “Sudah selesai, Pak Reihan. Loh, kamu bukan Pak Reihan. Mana Pak Reihan?”
Hot Chapters