Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SAUDARA MISKIN

SAUDARA MISKIN

Terkadang kita harus bercanda juga agar menghilangkan penat di hati. " Kamu rabun ya Nisa. Aku ini kakak kamu. Masih dibilang dedemit," Leli tak mau kalah. " Kalau memang kakak ku tidak mungkin menghancurkan hidupku sampai sejauh ini," jawab Nisa enteng. " Tetapi pasti ada hikmah di setiap kejadian. Dengan begini aku tau mana yang benar benar tulus dan mana yang modus," tambah Nisa.
1029.3K viewsCompletedAdded to Library 909 Times as rascal does not dream of sister venturing out
Read
+Library
RASHVA: LEGENDA PENAKLUK IBLIS

RASHVA: LEGENDA PENAKLUK IBLIS

“Di mana ibumu? Kau tak memiliki saudara?” Rikka kembali menggeleng. Fenrir tertawa, [“Hahahaha. Sepertinya side quest berikutnya adalah menjadi kakak asuh.”] Rashva tidak membalas sindiran itu. Ia hanya benar-benar teringat akan dirinya. “Kau tak memiliki desa di mana aku bisa mengantarkanmu pulang?” Rikka menggeleng lagi. “Wah, bagaimana ini?” Rashva bingung.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as rascal does not dream of sister venturing out
Read
+Library
The Siblings

The Siblings

Suaraku sepertinya cukup panik tadi. Mama menghambur ke arahku dan keempat saudaraku yang lain bergantian. Wajahnya lelah dan cemas. Aku jadi merasa bersalah karena tadi sudah menghubungi dan menyuruh mereka cepat pulang. "Kalian semua nggak apa-apa? Ada yang terluka, nggak?" tanya Mama pada Ayana dan kedua kakaknya khawatir. Ayana dan Teh Aliya menggeleng, mereka bilang hanya kaget saja. Teh Ayesha melihat tangannya sambil meringis. Ada luka beset yang cukup panjang dari telapak tangan sampai pergelangan tangannya.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as rascal does not dream of sister venturing out
Read
+Library
Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

Ketika Raven sedang terdiam, Rania tiba-tiba mengetuk kaca pintu mobilnya. Raven menoleh, lalu dia memutuskan untuk turun dari mobil. Rania menatap Raven dengan tatapan tajam. Sedangkan Salsa sudah pergi lebih dulu. “Kakakmu… baik-baik saja?” tanya Raven, dia merasa tak nyaman dengan tatapan Rania. “Jangan pedulikan Kak Sera.” Suara Rania terdengar ketus. “Pedulikan saja ibunya Bapak.”
1045.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as rascal does not dream of sister venturing out
Show Reviews (16)
Read
+Library
Valenka Lamsiam
selalu seruuuu, bikin penasaran. si raja tega, es batu, dan tak berperasaan diawal. dan pasti nantinya kena kutukan jadi pria bucin parah gak ada obat. ehhh cerita kali inimah agak lain. dari awal bertemu aja sudah kena kutukan tuh bang revan. normalnya cuma berlaku buat sera aja.
radayinta
Semangatz kak ocha, aku selalu menunggu dan membaca karya-karyamu Cerita ini agak beda dengan yang sebelumnya, namun untuk latar belakang, yang satu kaya dan satu miskin sudah biasa di jadikan dalam latar belakang cerita, jadi tetap lanjutkan ceritanya kak
Read All Reviews
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status